Breaking News:

Kabar Tulungagung

Dituding Mendapat Limpahan Suara PKB, PAN Minta Semua Menghormati Hasil Akhir Penghitungan Suara

Perpindahan suara itu diduga dilakukan lewat DA1 pembaruan, yang diberikan Minggu (28/4/2019) malam, sebelum rekapitulasi.

Penulis: David Yohanes | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/David Yohanes
Rekapitulasi di tingkat Kabupaten Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Dugaan perpindahan suara PKB ke PAN untuk Dapil 1 Pileg Kabupaten Tulungagung ditanggapi DPD PAN Tulungagung.

Menurut Ketua Bidang Koperasi dan Ekonomi Kreatif DPD PAN Tulungagung, Nyadin, proses penghitungan sudah final. "Dan hasil akhirnya, untuk kursi terakhir PAN yang unggul," ujar Nyadin, Kamis (2/5/2019).

Nyadin menerangkan, awalnya memang ada perbedaan pendapat saat rekapitulasi di KPU Tulungagung. Perbedaan pendapat ini terkait kesalahan hitung di tingkat PPK di Dapil 1, khususnya Kecamatan Ngantru dan Kedungwaru.

Saat itu dilakukan penghitungan ulang dengan membuka kotak dan membuka plano. "Membuka kotak dan membuka plano adalah "jimat" terakhir," ucap Nyadin.

Hasil hitung ulang, memang ada kesalahan di Kecamatan Ngantru dan sudah dibenahi. Sementara menurut Nyadin, di Kecamatan Kedungwaru tidak ada kesalahan.

Saksi dari Nasdem juga menyaksikan seluruh proses penghitungan ulang ini. "Saksi Nasdem juga tahu tidak ada kesalahan hitung. Kalau hitungan di kabupaten dan kecamatan sama, apanya yang salah?" ujarnya.

Ternyata setelah penjumlahan akhir di Dapil 1, suara PAN unggul tiga suara dibanding Partai Nasdem. Dengan demikian PAN berhak atas kursi ke-10 atau kursi terakhir di Dapil 1.

Nyadin berharap semua pihak legowo dengan semua proses yang sudah dilalui. "Kalau misalnya Nasdem yang unggul, saya kan juga tidak mungkin akan teriak-teriak," katanya.

Sebelumnya Partai Nasdem berhasil membuktikan perpindahan 120 suara dari PKB ke Nasdem di Kecamatan Ngantru. Partai Nasdem juga memprotes adanya perpindahan sekitar 59 suara dari PKB ke PAN di Kecamatan Kedungwaru.

Perpindahan suara ini dilakukan lewat DA1 pembaruan, yang diberikan Minggu (28/4/2019) malam, sebelum rekapitulasi. Nasdem mengaku, saksinya tidak dilibatkan dalam penerbitan DA1 pembaruan.

Akibat perpindahan suara ini, Nasdem kalah tiga suara dan kehilangan kursi ke-10 di Dapil 1. Merasa dicurangi, Nasdem ancang-ancang menempuh jalur hukum. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved