Pilpres 2019

Perbedaan Sikap Prabowo dan Hillary Clinton saat Merespon Hasil Quick Count, Mau Mengakui Kekalahan

Sepak terjang Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 ini dibandingkan dengan sikap Hillary Clinton saat maju sebagai calon Presiden Amerika Serikat

Perbedaan Sikap Prabowo dan Hillary Clinton saat Merespon Hasil Quick Count, Mau Mengakui Kekalahan
Business Insider / Tribunnews
Hillary Clinton dan Prabowo Subianto 

Para kaum buruh, kata Said, juga ingin memastikan agar tidak ada kecurangan yang terjadi pada pasangan calon maupun caleg dari kaum buruh.

"Bagi kami kaum buruh, KSPI mewakili kaum buruh mempunyai kepentingan, memastikan demokrasi harus jujur, pilpres dan pileg sampai nanti diumumkan resmi oleh KPU pada 22 Mei harus berlangsung jujur," ujarnya.

Selain Prabowo, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon juga terlihat menghadiri acara tersebut.

Jokowi vs Prabowo
Jokowi vs Prabowo (kolase SURYAMALANG.COM)

Hasil Real Count Sementara

Hingga Kamis 2 Mei 2019, perolehan suara Prabowo Subianto belum bisa mengejar ketertinggalan dari perolehan suara petahana Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Padahal sebelumnya, Prabowo Subianto sudah gembar-gembor mengklaim diri sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 mengacu dari hasil perhitungan pihak internalnya.

Bahkan, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pernah mendeklarasikan kemenangannya dalam Pilpres 2019 ini.

Tak hanya itu, Prabowo dan para relawan juga pernah bersujud syukur sebagai wujud kemenangan dalam Pilpres 2019 ini.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sujud syukur usai mengklaim kemenangan di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4/2019). (IST)
Lantas bagaimana update hasil real count sementara yang dirilis KPU? Simak penjabaran berikut ini :

Jokowi-Maruf Amin pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 sementara mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasangan nomor urut 02 dalam hasil real count dalam Sistem Penghitungan Suara (Situng) KPU Pilpres 2019.

Menurut data yang ditampilkan dalam pemilu2019. kpu.go.id itu, hingga Kamis (2/5/2019) pukul 05.30 WIB, suara yang masuk berasal dari 496.103 TPS dari total 813.350 TPS.

Jokowi-Ma'ruf mendapat suara 56,07 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 43,93 persen.

Dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com, selisih perolehan suara di antara keduanya mencapai 12,14 persen.

Data real count KPU ini mengacu pada angka sementara Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jika dipresentasekan, jumlah ini mencapai 60,99 persen.

Sementara ini, Jokowi-Ma'ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua.

Sedangkan Prabowo-Sandi sementara ini unggul di Sumatra Barat, Jambi, Aceh, Jawa Barat, Banten, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua KPU Arief Budiman menegaskan, Situng dari real count KPU tidak digunakan untuk menetapkan hasil resmi pemilu.

Hasil pemilu yang akan ditetapkan berasal dari rekapitulasi berjenjang, dari tingkat kecamatan, berlanjut ke kabupaten, kemudian provinsi, hingga terakhir di tingkat nasional.

Situng, kata Arief, berfungsi sebagai transparansi KPU terhadap publik.

"(Situng) ini menjadi alat bantu memberikan informasi dengan cepat. Bagian dari penyediaan informasi yang terbuka, transparan kepada publik. Toh nanti yang (rekapitulasi) manual itu yang dijadikan dasar (penetapan)," kata Arief di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Arief mengatakan, dalam proses input data dari scan formulir C1 ke Situng bisa saja terjadi kesalahan.

Namun demikian, kesalahan tersebut masih bisa diperbaiki.

Siapapun yang menemukan ketidakcocokan antara entry data Situng dengan scan formulir C1, bisa melapor ke KPU untuk kemudian dikoreksi.

Mengacu Hasil Quick Count, Prabowo Subianto Diminta Rasional dan Mencontoh Sikap Hillary Clinton

Terlanjur Klaim Menang dan Sujud Syukur, Prabowo Gagal Mengejar Jokowi dalam Real Count Sementara

HASIL REAL COUNT PILPRES 2019 Data Masuk 60,99 Persen: Prabowo Gagal Kejar Jokowi, Selisih 12 Persen

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved