Kabar Madiun

Kepala Penjara Madiun: Kasihan Kami Dibully Terus, Capek Oprak-oprak Terus

Kalapas Madiun: kasihan lapas kita dibully terus. Alat yang dapat melacak di mana handphone disembunyikan, supaya aman penjara kita.

Kepala Penjara Madiun: Kasihan Kami Dibully Terus, Capek Oprak-oprak Terus
rahadian bagus
Kepala Lapas Kelas I Madiun, Thurman Hutapea menyerahkan tiga ponsel yang disita dari napi, kepada Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Berkali-kali penjara atau lembaga pemasyarakatan terbukti jadi sarang peredaran narkoba.

Kali ini, di penjara Madiun ditemukan tiga ponsel milik narapidana. Badan Narkotika Nasional (BNN) Jatim merazia penjara itu usai meringkus dua pengedar 4 Kg sabu-sabu.

BNN Jatim Sita 3 Ponsel Narapidana Lapas Madiun Usai Ringkus Dua Pengedar 4 Kg Sabu-sabu

Menanggapi hal itu, Kepala Lapas Kelas I Madiun, Thurman Hutapea, mengatakan, tiga ponsel tersebut disita petugas lapas dari dua narapidana kasus narkoba bernama Raymond dan Afon. Kedua napi tersebut merupakan napi narkoba pindahan dari Lapas Medaeng.

"Disita dari Raymond dan Afon, dua orang napi narkoba pindahan dari Medaeng," katanya.

Ia menuturkan, penyitaan tiga ponsel tersebut dilakukan Kamis (2/5/2019) malam, setelah dirinya dihubungi oleh pihak BNNP Jatim.

"Kalau kami secara institusi, kami siap mendukung di dalam pemeberantasan narkoba. Kami tidak menutp-nutupi, ini kan berkat koordinasi yang baik, kita tindak lanjuti," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya kesulitan untuk mencegah masuknya ponsel atau smartphone masuk ke dalam lapas, meski pihak lapas sudah melakukan pemindaian menggunakan mesin kepada pengunjung dan petugas yang masuk dari pintu depan lapas.

Pihak lapas juga sudah melakukan razia secara berkala namun, masih saja ponsel dapat masuk ke dalam lapas. Oleh sebab itu, ia meminya kepada pihak BNN agar meminjamkan alat pendeteksi ponsel untuk digunakan di Lapas Kelas I Madiun.

"Cuma satu permintaan kami kepada BNN, alat itu dititipkan di sini. Biar aman lapas kita, kasihan lapas kita dibully terus. Alat yang dapat melacak di mana handphone disembunyikan, supaya aman penjara kita. Kasihan kita, capek, oprak-oprak terus," imbuhnya.

Penulis: rahadian bagus priambodo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved