Kabar Kediri

Universitas Brawijaya Di Kediri Siapkan Buku Saku Untuk UMKM

Universitas Brawijaya (UB) sedang menyiapkan untuk membuat buku saku berupa model pengelolaan manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk UMKM.

Universitas Brawijaya Di Kediri Siapkan Buku Saku Untuk UMKM
suryamalang.com/Didik Mashudi
Hari Kurniawan dari Recosta Colsulting menyampaikan materi digital marketing pada kegiatan FGD UMKM di Hotel Merdeka, Kota Kediri. 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Universitas Brawijaya (UB) sedang menyiapkan untuk membuat buku saku berupa model pengelolaan manajemen sumber daya manusia (SDM) untuk kalangan usaha menengah kecil dan mikro (UMKM).

"Selama ini treatment pengelolan SDM diserahkan kepada UMKM. Sedangkan stake holder pemerintah dan balai diklat lebih fokus pada teknis," kata DR Dodi W Irawanto, Ketua Pusat Kajian Pusat Studi Kepemimpinan dan Organisasi (PSKO) UB kepada tribunjatim disela Fokus Grup Discusion (FGD) di Hotel Merdeka Kota Kediri, Kamis (2/5/2019).

Dijelaskan, pada aspek pengembangan bisnis harus bermula dari kesiapan SDM. Salah satunya dengan dibuatnya sistem manajemen sumber daya manusia.

"Risetnya baru kami mulai tahun ini. Harapan kami di tahun ketiga sudah dapat dilounching menjadi buku sakunya seluruh pelaku UMKM di Jatim," ungkapnya.

Selama ini UMKM dalam pengelolaan SDM lebih banyak pada intuisi. Padahal jika bicara bisnis, kalau bisnisnya semakin berkembang SDM tidak diperhatikan pada akhirnya berujung kepada kebangkrutan.

Dalam buku saku akan dipaparkan prosedur untuk merekrut karyawan, melatih karyawan berdasarkan kebutuhan, membuat manajemen karier dan K3 bagi UMKM.

"Kami juga melakukan fokus grup discusion untuk mengetahui apa yang telah dilakukan kalangan UMKM di Mataraman," ujarnya.

Kalangan UMKM yang diundang mengikuti FGD yang berada di bawah naungan Hipmi dan paguyuban. "Penelitian kami menggunakan metodologi klasterisasi Mataraman (Karesidenan Kediri). Setelah Mataraman kami juga ke Pesisir dan Arek (Malang, Surabaya dan Gresik)," jelasnya.

Dijelaskan, pengelolaan SDM pada UMKM sangat penting. Karena SDM sudah harus diperhatikan mulai dari saat perencanaan, pengembangan SDM hingga pemutusan hubungan kerja.

"Jangan sampai karyawan UMKM setelah diputus hubungan kerja meninggalkan kesan yang tidak baik," tambahnya.

Dodi W Irawanto menjelaskan, dalam penelitiannya banyak fokus mengambil potret kaum millenial yang saat ini banyak mendominasi UMKM. "Kaum millenial ini membawa karakter dan perilaku tersendiri," jelasnya.

Sebelum digelar FGD pengembangan kapasitas SDM di sektor UMKM juga dihadirkan pemaparan digital marketing yang disampaikan Hari Kurniawan dari Recosta Colsulting.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved