Malang Raya

Hanura dan PPP Harus Gigit Jari, Tak Punya Kursi di DPRD Kota Malang 5 Tahun ke Depan

Hanura hanya mendapat 6.226 suara dan PPP mendapat 9.903 suara sehingga tidak mendapatkan kursi di DPRD Kota Malang.

Hanura dan PPP Harus Gigit Jari, Tak Punya Kursi di DPRD Kota Malang 5 Tahun ke Depan
HAYU YUDHA PRABOWO
PELANTIKAN - Plt Ketua DPRD Kota Malang, Abdurrochman, memimpin pengucapan sumpah dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Malang dengan agenda pengambilan sumpah/janji pergantian antar waktu anggota DPRD Kota Malang Periode 2014-2019 di Gedung DPRD, Kota Malang, Senin (10/9/2018). Sebanyak 40 anggota baru DPRD resmi dilantik menggantikan anggota DPRD Kota Malang yang terjerat kasus suap Pembahasan APBD-P Kota Malang tahun 2015. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – KPU Kota Malang menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di Hotel Harris, Sabtu (4/5/2019) malam. 

Hasilnya, Partai Hanura dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus gigit jari selama lima tahun ke depan.

Kedua partai itu tidak mendapatkan kursi di DPRD Kota Malang karena Hanura hanya mendapat 6.226 suara dan PPP mendapat 9.903 suara. Pada periode 2014-2019, kedua partai itu masih mendapat kursi di DPRD Kota Malang.

Inilah Daftar 45 Caleg dan Asal Partainya yang Lolos ke Gedung DPRD Kota Malang

Sementara empat partai peserta pemilu yang tak lolos mendapatkan kursi adalah Garuda dengan perolehan 63 suara, Berkarya mendapat 6.119 suara, PBB memperoleh 2.393 suara, dan PKPI 26 suara.

Dari hasil pleno itu, ada 10 partai politik yang memenangkan 45 kursi DPRD Kota Malang. Ke 10 partai itu adalah PKB yang mendapatkan tujuh kursi dengan jumlah perolehan 60.511 suara, Gerindra lima kursi dengan perolehan 41.228 kursi.

Selanjutnya PDI Perjuangan sebanyak 99.555 suara dan mendapatkan 12 kursi. Golkar mendapatkan lima kursi dengan perolehan 31.143 suara, Nasdem mendapat 26.540 suara dan mendapat jatah dua kursi.

Berikutnya PKS mendapatkan enam kursi dengan perolehan 45.769 suara, Perindo mendapat satu kursi dengan perolehan 15.661 suara, PSI mendapatkan 17.441 suara dan otimatis mendapat satu kursi.

Selanjutnya PAN mendapatkan tiga kursi dengan total perolehan 25.560 suara dan Demokrat mendapat tiga kursi dengan perolehan 35.740 suara.

Dari ke 10 partai yang mampu menerobos kursi legislatif, sebagian besar merupakan partai petahana. Sementara dua di antaranya yaitu PSI dan Perindo merupakan partai pendatang baru yang masing-masing mendapatkan satu kursi.

Dari hasil itu pula, menunjukkan jika PDI Perjuangan masih mendominasi dan mengalami peningkatan sebanyak satu kursi dibanding Pileg lima tahun lalu. 

Sementara PPP dan Hanura yang sebelumnya memiliki jatah kursi di dewan, kini harus merelakan kursinya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved