Kota Batu

Bulan Ramadan Wisata Alam di Kota Batu Sepi Peminat

Sudah jadi tradisi di Kota Batu jika selama puasa Ramadan wisata alam di Kota Batu sepi dari pengunjung. Seperti wisata petik apel dan rafting

Bulan Ramadan Wisata Alam di Kota Batu Sepi Peminat
IST
Aktivitas rafting di Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Sudah jadi tradisi di Kota Batu jika selama puasa Ramadan wisata alam di Kota Batu sepi dari pengunjung. Seperti wisata petik apel dan rafting misalnya.

Sepinya wisatawan ini bukan berarti akhir dari segalanya bagi petani apel dan pegiat rafting. Justru mereka mempersiapkan untuk liburan setelah Ramadan nanti.

Seperti yang diungkapkan oleh Amir, petani apel di Desa Bumiaji. Menurutnya wisatawan yang petik apel saat bulan Ramadan justru sepi.

"Iya sepi, dari tahun kemarin juga sepi. Tapi ini kami manfaatkan untuk mempersiapkan lahan setelah Ramadan," kata dia, Minggu (5/5/2019).

Biasanya wisatawan hanya beberapa rombongan saja yang petik apel saat bulan Ramadan. Baru nanti dua hari setelah Hari Raya tamu wisatawan membeludak. Tetapi wisatawan sudah memesan jauh-jauh hari untuk wisata petik apel.

"Rombongan biasanya dua sampai tiga hari setelah Lebaran. Bahkan lahan yang kami siapkan kadang kurang. Makanya belajar dari tahun kemarin, kami manfaatkan pas puasaan ini menyiapkan lahan siap dipetik," imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Publik Relation & Marcomm Manager Kaliwatu Group, Darmawan R Putra. Saat puasa Ramadan pihaknya memanfaatkan untuk membuat program-program baru.

"Iya biasanya sepi, kami buat meeting untuk evaluasi setahun kedepan. Membuat tim lagi untuk mengawal wisatawan yang rafting," kata Wawan, panggilannya.

Ia menyatakan saat puasa Ramadan juga ada beberapa diskon bagi rombongan wisatawan yang berlibur. Ada paket ngabuburit dengan harga per orang mulai dari Rp 80 ribu sampai Rp 120 ribu.

Lalu juga ada paket Ramadan, mulai dari 136 ribu sampai Rp 150 ribu. Dengan jarak tempuh dari 7 kilometer sampai 9 kilometer.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved