Kota Batu

Maksimalkan Rest Area di Kota Batu, Tertibkan PKL

Upaya Pemkot Batu menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) terus dilakukan.

Maksimalkan Rest Area di Kota Batu, Tertibkan PKL
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
suasana di Rest area desa Oro-oro Ombo, Kota Batu yang menampung PKL di Jalibar. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Upaya Pemkot Batu menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) terus dilakukan.

Salah satu caranya ialah memaksimalkan keberadaan rest area. Seperti rest area di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu.

Sudah sekitar satu bulan lebih rest area yang ada di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) beroperasi.

Rest area yang dibangun dua tahap dengan anggaran Dana Desa (DD) Rp 500 juta ini menampung PKL yang berjualan di Jalibar.

Sekretaris Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Oro-Oro Ombo Maman Adi Saputro mengatakan rest area ini sudah dibangun sejak 2018.

“Tahun ini dilanjut penambahan fasilitas lainnya. Seperti listrik, lalu toilet umum, dan perbaikan jalan menuju ke rest area ini.”

“Ya sementara ini masih bisa berjualan siang hari saja,” kata Maman, Senin (6/5/2019).

Dari pantauan, rest area ini sudah ada pedagang yang berjualan. Mulai makanan, minuman, dan tempat tongkrongan.

PKL yang menempati kios di rest area itu diutamakan untuk PKL yang berjualan di Jalibar.

Setidaknya ada sekitar 30 lebih PKL disepanjang area Jalibar.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved