Jendela Dunia

Beli Boneka Seks di Jepang, Pria Ini Malah Berurusan dengan Hukum, Kasus Rumit Hingga Bertahun-tahun

Kenneth Harrisson, pria asal Kanada ini memesan bonek seks dari Jepang. Namun, pembelian ini justru membuatnya harus berurusan dengan hukum.

Beli Boneka Seks di Jepang, Pria Ini Malah Berurusan dengan Hukum, Kasus Rumit Hingga Bertahun-tahun
Weibo
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM - Kenneth Harrisson, pria asal Kanada ini memesan bonek seks dari Jepang. Namun, pembelian ini justru membuatnya harus berurusan dengan hukum.

Kenneth Harrisson didakwa melakukan pornografi anak setelah dia memesan boneka seks dari Jepang dan beralasan untuk menggantikan anaknya.

Kenneth Harrisson hadir di pengadilan kora St John dan menghadapi dakwaan pornografi anak, mengirim materi cabul, penyelundupan, dan kepemilikan barang terlarang.

Dilansir The Sun via New York Post Selasa (7/5/2019), Harrisson memesan boneka itu melalui sebuah situs di Jepang yang biasanya menjual boneka seks dewasa dan anak-anak.

Kedekatan Sophia Latjuba dan Gempi Putri Gading Marten Banjir Dukungan, Beda dengan Wijin?

Luna Maya Buka-Bukaan Soal Kekasih Baru, Sosoknya Disebut Menguasai 3 Bahasa

Kenneth Harrisson hadir dalam persidangan. Dia didakwa melakukan pornografi anak setelah membeli boneka seks anak-anak pada 2013.
Kenneth Harrisson hadir dalam persidangan. Dia didakwa melakukan pornografi anak setelah membeli boneka seks anak-anak pada 2013. (NYV Canada)

Ortu Kaget Lihat Isi WhatsApp Anak Gadisnya, Setelah Ditanya Ternyata Sudah Berhubungan Intim 5 Kali

Viral di Medsos, Pria Pukul Emak-emak Karena Belok Tak Nyalakan Lampu Sein, Pelaku Diduga Selebriti

Perjuangan 6 Bocah Bertahan Hidup saat Ramadan, Ibunya Wafat Akibat Kecelakaan dan Ayahnya Dipenjara

Berdasarkan laporan media lokal, Harrisson membeli boneka seks yang mempunyai 'wajah pria' pada 2013.

Namun, dia dilaporkan malah membeli boneka 'Carol'.

Dikutip The Independent, Harrisson punya alasan kuat melakukannya.

"Tujuan saya membeli boneka seks itu supaya menggantikan almarhum putra saya. Titik," katanya.

Putra Harrisson dilaporkan meninggal dunia 20 tahun silam ketika masih bayi.

Kepada CBC, dia membantah melakukan penyiksaan terhadap anak-anak.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved