Kabar Surabaya

Majelis Hakim Memiskinkan Bupati Malang Non-Aktif Rendra Kresna, Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 4 M

Majelis hakim memiskinkan Bupati Malang non-aktif, Rendra Kresna dalam pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor Surabaya hari ini.

Laporan Wartawan : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Majelis hakim memiskinkan Bupati Malang non-aktif, Rendra Kresna dalam pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (9/5/2019).

Dalam sidang yang dipimpin hakim ketua, Agus Hamzah, SH, MH itu, majelis hakim berpendapatan bahwa Rendra Kresna melanggar Pasal 12 huruf B UU 31/1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Perubahan Atas UU 31/1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Menyatakan terdakwa Rendra Kresna divonis enam tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider enam bulan penjara,” ujar Agus Hamzah saat membacakan vonis.

Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp 4,075 miliar, dan hak politik Rendra Kresna dicabut selama tiga tahun terhitung setelah menjalani pidana pokok.

“Bila terdakwa tidak dapat membayar uang pengganti, maka harta bendanya akan disita untuk membayar uang pengganti.”

“Namun apabila harta bendanya tidak mencukupi membayar uang pegganti tersebut, maka terdakwa dipidana penjara selama 2 tahun,” jelasnya.

Setelah mendengarkan vonis tersebut, hakim memberi kesempatan Rendra Kresna untuk berunding dengan kuasa hukumnya.

“Setelah berunding dengan pengacara, maka saya menyatakan masih pikir pikir dengan vonis tersebut,” ujar Rendra Kresna.

Usai persidangan, Rendra Kresna tidak berkomentar terlalu banyak kepada wartawan terhadap vonis tersebut.

“Saya masih pikir pikir. Saya bersama kuasa hukum akan mempelajari vonis tersebut,” tandasnya.

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved