Malang Raya

Ayah Tiri Renggut Mahkota Anak Gadisnya, Ketagihan dan Berlanjut Sampai 3 Tahun, Cuma Modal 20 Ribu

Ayah Tiri di Kabupaten Malang Renggut Mahkota Anak Gadisnya, Ketagihan dan Berlanjut Sampai 3 Tahun, Cuma Modal 20 Ribu

Ayah Tiri Renggut Mahkota Anak Gadisnya, Ketagihan dan Berlanjut Sampai 3 Tahun, Cuma Modal 20 Ribu
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Harianto, ayah tiri di Malang renggut mahkota anak gadisnya 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Seorang ayah tega menyetubuhi anak tirinya selama tiga tahun terakhir ini. Anak gadisnya sekarang berusoa 15 tahun, artinya si bapak sudah menyetubuhi anak gadisnya saat masih berusia 12 tahun.

Harianto (35) warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang hanya bisa tertunduk malu saat digelandang ke ruang penyidik Unit Pelayanan Anak dan Perempuan (UPPA) Satreskrim Polres Malang, Jumat (10/5/2019).

Pria yang mengaku berprofesi sebagai kuli bangunan itu diringkus petugas karena telah menyutubui Melati  (nama samaran), yang tak lain adalah anak tirinya.

Mirisnya, korban yang masih berusia 15 tahun itu disetubui tersangka sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir.

Di usia 12 tahun, gadis ini direnggut mahkota kehormatannya oleh ayah tirinya.

VIDEO Tak Kuasa Menahan Nafsu, Pria Beristri Paksa Nenek Berhubungan Intim Berulang Kali Karena Ayam

Niatnya Ingin Pamer di Medsos saat Makan Gurita Hidup-hidup, Tapi Cewek Ini Malah Bernasib Tragis

Kriteria Driver yang Berpeluang Dapat THR Idul Fitri Sebesar Rp 10 Juta dari Grab

"Korban dengan tersangka itu adalah anak tiri. Korban merupakan anak tiri tersangka. Mereka tinggal serumah sejak korban masih kecil. Korban disetubuhi sejak tempo tiga tahun belakangan," terang Kanit UPPA Polres Malag Ipda Yulistiana Sri Iriana.

Yulistiana menambahkan, tersangka mengambil kesempatan saat rumah sedang sepi agar bisa melakukan hubungan intim atau bercinta dengan anak tirinya.

Agar rencana persetubuhan ini terealisasi, tersangka kerap mengiming-imingi korban dengan uang senilai Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu.

"Saat disetubuhi biasanya saat ibu korban sedang tidak di rumah. Jadi mengambil kesempatan ketika rumah sedang sepi. Korban diberi iming-iming uang," imbuh Yulistiana.

Terkait kondisi korban saat ini, Yulistiana menjelaskan korban saat ini sudah tinggal bersama ayah kandungnya.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved