Kabar Blitar

PPDB SMA Dan SMK 2019, Dua Kecamatan Di Kabupaten Blitar Masuk Zonasi Kota Blitar

Pada PPDB tahun ajaran ini, ada dua kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar yang masuk zonasi Kota Blitar. Kedua kecamatan yakni Nglegok dan Sanankulon.

PPDB SMA Dan SMK 2019, Dua Kecamatan Di Kabupaten Blitar Masuk Zonasi Kota Blitar
Tribunnews.com
Ilustrasi PPDB 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Ada perubahan zonasi pada pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA dan SMK di wilayah Kota Blitar dan Kabupaten Blitar tahun ajaran 2019/2020. Perubahannya, sebagian kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar ikut masuk zonasi wilayah Kota Blitar.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, pada PPDB tahun ajaran ini, wilayah Kota Blitar tetap satu zonasi seperti pada PPDB tahun ajaran sebelumnya. Ada empat SMA negeri di wilayah Kota Blitar yang masuk dalam satu zonasi.

Bedanya, pada PPDB tahun ajaran ini, ada dua kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar yang masuk zonasi Kota Blitar. Kedua kecamatan itu, yakni, Nglegok dan Sanankulon. Posisi kedua kecamatan ini beririsan dengan wilayah Kota Blitar.

"Wilayah kota tetap satu zonasi, tapi ada tambahan dari Nglegok dan Sanankulon. Nglegok dan Sanankulon ikut zonasi di Kota Blitar. Sanankulon dekat dengan SMAN 4, sedangkan Nglegok ke SMAN 2," kata Trisilo, Jumat (10/5/2019).

Selain masuk zonasi di Kota Blitar, kedua kecamatan itu tetap masuk di zonasi Kabupaten Blitar. Misalnya, Nglegok tetap masuk di zona satu wilayah Kabupaten Blitar, sedangkan Sanankukon masuk zona tiga wilayah Kabupaten Blitar.

"Mereka bisa daftar ke SMA di Kota Blitar dan SMA di wilayah Kabupaten Blitar yang masuk zonasinya. Perubahan zonasi ini untuk mengantisipasi agar sekolah tidak kekurangan siswa," ujarnya.

Untuk wilayah Kabupaten Blitar dibagi menjadi tiga zonasi pada PPDB SMA dan SMK tahun ajaran ini. Zona satu meliputi SMAN 1 Talun, SMAN 1 Garum, dan SMAN 1 Kesamben. Zona dua meliputi SMAN 1 Sutojayan dan SMAN 1 Kademangan. Zona tiga meliputi SMAN 1 Srengat dan SMAN 1 Ponggok.

Trisilo menjelaskan sistem PPDB SMA dan SMK tetap ada tiga jalur. Yaitu, jalur prestasi, jalur pindahan, dan jalur zonasi. Jalur prestasi dan pindahan ini pendaftarannya secara offline. Sedangkan, pendaftaran jalur zonasi menggunakan sistem online.

Kuota jalur prestasi dan pindahan hanya 10 persen. Sedangkan kuota jalur zonasi atau reguler 90 persen. Sekitar 20 persen dari kuota jalur zonasi atau reguler itu untuk siswa dari keluarga tidak mampu dan anak dari buruh yang tidak mampu.

"Pendaftaran offline mulai 11-13 Juni 2019, sedangkan pendaftaran online mulai 17-20 Juni 2019. Untun pengambilan PIN pendaftaran mulai 20 Mei-14 Juni 2019," tuturnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved