Breaking News:

Kabar Surabaya

1 Tahun Bom Surabaya, Monik Masih Ingat Suaminya Pamit, dan Telinga Briptu Affan Masih Berdengung

Mei 2019 tepat setahun terjadinya ledakan bom yang melanda Surabaya dan Sidoarjo.

Editor: Zainuddin
Kompas.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan : Nur Ika Anisa, dan Mayang Essa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Mei 2019 tepat setahun terjadinya ledakan bom yang melanda Surabaya dan Sidoarjo.

Bom mengguncang Surabaya dan Sidoarjo pada 13-14 Mei 2018.

Ledakan bom terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, GKI Diponegoro, GPPS Jemaat Sawahan, Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, dan Polrestabes Surabaya.

Ledakan bom itu meninggalkan kenangan mendalam, termasuk bagi keluarga Aloysius Bayu Rendra Wardhana.

Bayu merupakan petugas keamanan yang menjadi korban tewas dalam ledakan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela.

Saat kejadian, Bayu sedang bertugas menjaga keamanan gereja yang berlokasi di Jalan Ngagel Jaya Utara, Surabaya itu.

Bayu meninggalkan istri, Monik Dewi Andini (39), dan dua anak, yaitu Cornelius Aaron (4), dan Brigitha Alysia Kirana (2).

“Sejak kepergiannya, saya sudah ikhlas dan menganggap ini perjalanan dari kisah hidup saya,” terang Monik kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (12/5/2019).

Monik mengingat jelas detail peristiwa yang begitu cepat memisahkannya dengan sang suami.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved