Kabar Madiun

Masjid Sewulan di Madiun, Masjid Peninggalan Kiai Ageng Basyariyah yang Dibangun Tahun 1740 M

Ada masjid kuno yang masih terjaga di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Masjid itu adalah Masjid Sewulan.

Masjid Sewulan di Madiun, Masjid Peninggalan Kiai Ageng Basyariyah yang Dibangun Tahun 1740 M
SURYAMALANG.COM/Rahardian Bagus
Masjid Sewulan di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN – Ada masjid kuno yang masih terjaga di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

Masjid itu adalah Masjid Sewulan.

Arsitektur bangunan masjid ini kental dengan arsitektur Jawa, seperti masjid kuno di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Pegiata Budaya Madiun, M Baidhowi mengatakan mayoritas bangunan Masjid Sewulan masih asli, dan dipertahankan pengelola masjid.

“Semua bangunan pada Masjid Sewulan ini masih asli. Memang ada renovasi, tapi hanya sebagian kecil saja.”

“Hampir 90 persen bangunan masjid ini masih asli,” kata Baidhowi kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (11/5/2019).

menurutnya, Masjid Sewulan didirikan Raden Mas Bagus Harun atau Kiai Ageng Basyariyah pada tahun 1740 M/1160 H.

Arsitektur bangunan masjid ini kental dengan arsitektur Jawa, seperti masjid kuno di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Baidhowi mengatakan Kiai Ageng Basyariyah membangun Masjid Sewulan di atas tanah hadiah dari keraton Kartasura.

Kiai Ageng Basyariyah diberi  tanah pardikan karena berhasil mengembalikan Kartasura dari tangan tentara China yang merebut keraton pada tahun 1743-1741.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved