Selebrita

Ingat Kasus First Travel? Ini Wujud Rumah Mewah Si Bos Anniesa Hasibuan Saat Ini, jadi Menyeramkan

Kondisi rumah bos First Travel Anniesa Hasibuan yang sudah lama tak dihuni kini jadi sorotan masyarakat.

Ingat Kasus First Travel? Ini Wujud Rumah Mewah Si Bos Anniesa Hasibuan Saat Ini, jadi Menyeramkan
suryamalang/tribun
kondisi rumah bos first travel 

Karena perbuatan mereka, sebanyak lebih dari 60.000 orang calon jemaah tidak diberangkatkan umrah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 905,33 miliar.

Para calon jemaah tersebut telah membayar lunas biaya perjalanan umrah promo yang dibanderol dengan harga Rp 14,3 juta.

Besaran tersebut jauh di bawah harga umrah yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama, yakni sekitar Rp 21 juta.

First Travel menjanjikan calon jemaah diberangkatkan satu tahun setelah pembayaran dilunasi.

Akan tetapi, pada kenyataannya, hingga dua tahun berlalu, para korban tak kunjung diberangkatkan.

Lalu bagaimanakah dengan nasib para korban First Travel?

Kuasa Hukum Jemaah First Travel, Risqi Rahmadiansyah memperjuangkan uang jamaah agar dikembalikan pada korban.

"Padahal jemaah hanya ingin menuntut haknya, ini hak jemaah dan uang jemaah, kenapa harus disita oleh negara,” ujar Risqi.

Diberitakan Kompas.com 11 Mei 2019, ternyata seluruh aset perusahaan perjalanan umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel yang dijadikan barang bukti dinyatakan disita untuk negara.

Hal itu berbeda dengan tuntutan jaksa agar aset First Travel dikembalikan kepada calon jemaah First Travel melalui pengurus aset korban First Travel. Jaksa meminta aset tersebut dibagikan secara proporsional.

Lalu, bagaimana dengan pengembalian kerugian yang telah diderita para calon jemaah?

Kepala Kejaksaan Negeri Depok Supari mengatakan, para jemaah mengajukan gugatan perdata perihal hal tersebut.

"Masih dalam gugatan perdata," kata Supari saat dihubungi, Jumat (10/5/2019).

Ia belum merinci secara detil proses sidang tersebut. Supari mengatakan, proses sidang masih terus bergulir.

"Masih sedang berlangsung. Ikuti saja persidangannya," kata dia.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved