Breaking News:

Malang Raya

Resmi Beroperasi, Hari Pertama Sekitar 27 Ribu Kendaraan Lewati Tol Malang-Pandaan

Sebanyak 13.455 kendaraan mengakses Jalan Tol Pandaan-Malang untuk menuju Pandaan. Sementara 13.708 kendaraan sisanya menuju ke Malang.

Hayu Yudha Prabowo/SURYAMALANG.COM
Sejumlah mobil melintasi Pintu Tol Singosari pada hari pertama operasional Tol Malang - Pandaan (Mapan), Selasa (14/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Sebanyak 27 ribu kendaraan telah melewati jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) pada hari pertama operasi Selasa (15/5). Dari data yang dihimpun SURYAMALANG.COM, total ada 27.163 kendaraan yang melewati Tol Mapan.

Sebanyak 13.455 kendaraan mengakses Jalan Tol Pandaan-Malang untuk menuju Pandaan. Sementara 13.708 kendaraan sisanya menuju ke Malang.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Agus Purnomo mengatakan, jumlah tersebut masih bisa bertambah ketika akhir pekan.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dengan adanya Tol Mapan begitu besar, terbukti dengan banyaknya jumlah kendaraan yang melewati Tol Mapan.

"Paling banyak yang lewat Tol Malang-Pandaan adalah kendaraan golongan I. Kami yakin, di akhir pekan pasti jumlahnya akan lebih banyak," ujarnya.

Dijelaskan Agus, jalan Tol Malang-Pandaan dapat mempersingkat waktu tempuh dari Surabaya menuju Malang atau sebaliknya menjadi 1 hingga 1,5 jam.

Hal ini tentu saja memudahkan masyarakat untuk menghemat waktu ketika bersilahturahmi dengan keluarga atau sekedar menikmati destinasi wisata di Malang Raya.

"Bisa dibandingkan jika kita melewati jalan arteri atau non Tol, waktu tempuhnya bisa 2 hingga 3 jam," ujarnya.

Jalan Tol Malang-Pandaan total memiliki panjang jalan 38,488 Kilometer. Namun, yang resmi beroperasi sepanjang 30 Kilometer dari Singosari hingga Pandaan, yang meliputi seksi I, II dan III.

Sementara untuk seksi IV dan V hingga kini masih dalam tahap pembangunan. "Sejauh ini sudah 82 persen untuk pembangunan seksi IV Pakis. Sementara untuk seksi V Madyopuro masih 37 persen. Pembangunan masih terus kami upayakan," ujar Agus.

Jalan tol yang memiliki lansekap indah ini akan beroperasi tanpa tarif hingga lebaran nanti sesuai instruksi dari Presiden Jokowi.

Selain digratiakan, tarif tol ini juga untuk  memberikan sosialisasi optimal kepada masyarakat. "Tol Malang-Pandaan ini akan menambah opsi akses jalan bagi para pemudik, sehingga turut memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2019," tandas Agus Purnomo.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved