Malang Raya

Memotong Lidah Pacarnya & Memukul Kepala Ayah dengan Palu, Inilah Riwayat Pelaku Mutilasi di Malang

Memotong Lidah Pacarnya & Memukul Kepala Ayah dengan Palu, Ini Rekam Jejak Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang

Memotong Lidah Pacarnya & Memukul Kepala Ayah dengan Palu, Inilah Riwayat Pelaku Mutilasi di Malang
Kolase SURYAMALANG
Foto Pelaku Mutilasi Pasar Besar Kota Malang Sugeng dan sketsa wajah korban 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sugeng Angga Santoso adalah nama lengkap pelaku mutilasi terhadap perempuan yang mayatnya ditemukan di Pasar Besar Kota Malang.

Sugeng memotong tubuh korbannya menjadi enam bagian, kemudian memencarnya di beberapa tempat yang berbeda.

Sugeng pernah berdomisili di Jodipan Wetan Gang Ill RT 04 RW 06 Kota Malang.

Sugeng dikenal sebagai orang yang memiliki gangguan jiwa ketika tinggal di Jodipan.

Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Kota Malang, sesaat setelah ditangkap anggota polisi, Rabu (15/5/2019).
Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Kota Malang, sesaat setelah ditangkap anggota polisi, Rabu (15/5/2019). (Polres Malang Kota)

TEMUAN FAKTA Mutilasi di Malang : Kemaluan Korban Berdarah, Jati Diri Pelaku Hingga Proses Eksekusi

Update Mutilasi Pasar Besar Kota Malang - Ada 7 Fakta Baru, Dari Foto Pelaku hingga Pengakuan Ganjil

VIDEO Pengakuan Pelaku Mutilasi Pasar Besar Kota Malang, Tidak Berhubungan Badan dan Hanya Memijat

Menurut Narko (51) yang dulu tetangga Sugeng mengatakan, bahwa Sugeng dulunya pernah membakar rumahnya sewaktu tinggal di Jodipan.

Sugeng juga pernah memotong lidah kekasihnya dan memukul kepala ayahnya dengan menggunakan palu.

"Sugeng ini dari dulu selalu bikin gempar warga. Bahkan, Sugeng juga pernah diusir dari sini (Jodipan) sekitar 7-8 tahun lalu," ujarnya.

Narko paham betul dengan Sugeng karena rumahnya berdempetan dengan Sugeng.

Narko mengatakan, bahwa Sugeng memang dari dulu memiliki kelainan.

Tak hanya Sugeng saja, namun beberapa keluarganya juga memiliki sifat aneh seperti Sugeng.

Halaman
1234
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved