Kabar Surabaya

Polisi Gagalkan Pengiriman 5 Ribu Botol Jamu Ilegal dari Probolinggo ke Surabaya dan Madura

Ribuan botol jamu dengan nama Binaraci itu akan dikirim dan dijual ke Surabaya, Madura dan sekitarnya.

Polisi Gagalkan Pengiriman 5 Ribu Botol Jamu Ilegal dari Probolinggo ke Surabaya dan Madura
Nur Ika Anisa
Polrestabes Surabaya menggagalkan pengiriman ribuan botol jamu ilegal di jalan Tol Satelit, Surabaya. Ada sebanyak 5250 botol yang dikemas di dalam 105 dus dan diangkut menggunakan muatan dua pickup. Ribuan botol jamu dengan nama Binaraci itu akan dikirim dan dijual ke Surabaya, Madura dan sekitarnya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya menggagalkan pengiriman ribuan botol jamu ilegal di jalan Tol Satelit, Surabaya.

Ada sebanyak 5250 botol yang dikemas di dalam 105 dus dan diangkut menggunakan muatan dua pickup.

Ribuan botol jamu dengan nama Binaraci itu akan dikirim dan dijual ke Surabaya, Madura dan sekitarnya.

Kanit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan, mengatakan, pengiriman jamu tersebut tanpa izin edar.

"Ini operasi pangan, ada minuman jamu yang dipasarkan tanpa dilengkapi izin edar," kata Kanit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan, Kamis (16/5/2019).

Polisi juga menangkap Marjonlis Dauly (40) pemilik usaha jamu tersebut.

Penangkapan tersebut, dilanjutkan Teguh, berawal dari adanya informasi pengiriman minuman berupa jamu yang dipasarkan tanpa ijin edar.

"Satu boks isi 50 botol, kami amankan di Tol Satelit dari Probolinggo masuk ke Surabaya," katanya.

Setelah diselidiki, jamu tersebut berjenis jamu herbal. Meski demikian, Teguh mengatakan minuman tersebut dipasarkan tanpa ijin edar dari BPOM.

"Bahan-bahannya herbal namun jika dikonsumsi manusia harus ada ijin edar dan diuji di Balai POM," pungkasnya.

Setelah mendapat informasi, polisi mengejar pelaku dari Tol Pandaan hingga Tol Satelit. Nur Ika Anisa

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved