Malang Raya

Ulama Malang Raya Serukan Masyarakat Legowo Terima Hasil Pemilu 2019

Ulama Malang Raya menyerukan agar masyarakat menerima hasil apapun yang ditetapkan KPU terkait Pemilu 2019.

SURYAMALANG.COM/M Erwin
250 ulama se-Malang Raya menghadiri Multaqo Ulama Habaib dengan Umara' dan doa bersama untuk kemaslahatan bangsa di Pondok Pesantrem An-Nur 1 Bululawang, Jumat (17/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Ulama Malang Raya menyerukan agar masyarakat menerima hasil apapun yang ditetapkan KPU terkait Pemilu 2019.

“Sekarang sudah mulai ada beberapa orang yang emosi dan terpengaruh.”

“Maka dari itu mari bersatu menjaga ketenangan dan menerima hasil apapun dari Pemilu 2019,” kata KH Fahrur Rozi, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 dalam Multaqo Ulama Habaib dengan Umara’ dan doa bersama di Pondok Pesantrem An-Nur 1  Bululawang, Jum'at (17/5/2019).

Sebanyak 250 ulama se-Malang Raya hadir dalam acara ini.

Fahrur mengingatkan agar umat tidak membentuk gerakan yang bisa memicu ketegangan di Tanah Air.

Menurutnya, siapapun yang menjadi presiden dan memimpin Indonesia merupakan takdir yang harus diterima.

“Pemilu adalah proses demokrasi. Kami mengimbau masyarakat tidak terpancing ikut melakukan aksi inkonstitusional, seperti people power untuk  menolak hasil Pemilu yang sah,” imbuh Fahrur.

Fahrur mengajak umat untuk mempertahankan keutuhan NKRI, karena sesuai dengan konsep Islam.

Para ulama juga menyerukan umat Islam menjaga kesucian Ramadan dengan konsentrasi pada ibadah sebaik-baiknya.

“Kami mengukuhkan kesepakatan para pendiri bangsa dan alim ulama bahwa bentuk NKRI adalah final yang  wajib dijaga dan dipertahankan karena  telah sesuai dengan konsep Islam rahmatan lil alamin di Indonesia,” terangnya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved