Malang Raya

Disnaker Pantau Ketat Pemberian THR Dari 250 Perusahaan Di Kota Malang

Pemantauan akan dilakukan mulai Senin (20/5/2019). Disnaker telah membentuk lima tim yang bergerak di lima kecamatan yang ada di Kota Malang.

Disnaker Pantau Ketat Pemberian THR Dari 250 Perusahaan Di Kota Malang
Tribunnews.com
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Malang akan melakukan pemantauan dan pengawasan pemberian THR di 250 perusahaan yang ada di Kota Malang. Meskipun di Kota Malang sendiri ada 948 perusahaan yang terpantau Disnaker.

Kasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, M Damhudi menjelaskan, pemantauan akan dilakukan mulai Senin (20/5/2019). Pihaknya telah membentuk lima tim yang bergerak di lima kecamatan yang ada di Kota Malang.

"Ada 250 perusahaan yang dipantau mulai 20 sampai 31 Mei. Kami juga membuka posko pengaduan di kantor Disnaker Kota Malang," kata Damhudi, Sabtu (18/5/2019).

Setiap satu tim terdiri dua sampai tiga orang. Mereka akan menanyakan kapan THR dibagikan, lalu jumlahnya berapa dan apakah sudah sesuai ketentuan atau tidak.

"Kalau tidak sesuai aturan, akan ada sanksi sebesar lima persen dari pendapatan perusahaan," ucap Damhudi.

Tahun kemarin, menurut Damhudi, ada beberapa perusahaan yang tidak memberikan tunjangan. Atau memberikan tapi tidak sesuai dengan ketentuan. "Dan rata-rata alasannya bermacam-macam. Mulai dari Omset perusahaan yang turun, tidak patuh membayar upah, serta lainya," jelas Damhudi.

Disnaker Kota Malang mendorong agar perusahaan di Kota Malang bisa memberikan hak THR kepada pekerjanya.

Sementara Wali Kota Malang, Sutiaji beberapa waktu lalu juga mengatakan, Pemkot Malang akan mengawasi secara tegas pemberian THR. "Ya kami akan ikut mengawasi dengan ketat soal THR," katanya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved