Malang Raya

Distributor Smartphone Oppo Minta Maaf Terkait Video Suguhan Miras Di Acara Bukber Di Kota Malang

Distributor Brand Smartphone Oppo akhirnya meminta maaf soal minuman keras yang disuguhkan dalam acara buka bersama di salah satu Hotel di Kota Malang

Distributor Smartphone Oppo Minta Maaf Terkait Video Suguhan Miras Di Acara Bukber Di Kota Malang
Ist
Pertemuan pihak Oppo dengan pemuka agama di Polres Malang Kota soal beredarnya video viral buka bersama dengan menyuguhkan miras di salah satu Hotel di Kota Malang, Jumat (17/5). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN -  Distributor Brand Smartphone Oppo akhirnya meminta maaf soal minuman keras yang disuguhkan dalam acara buka bersama di salah satu Hotel di Kota Malang, Selasa (14/5). Kejadian itu menjadi viral di media sosial, setelah sudah banyak yang menyebarkan melalui unggahan video.

PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto menjelaskan, penyelenggaraan acara buka puasa bersama karyawan dan dealer di Malang pada Selasa (14/5) memang menyuguhkan minuman beralkohol. Untuk itu, dalam permintaan maaf ini, pihaknya memberikan klarifikasi melalui pesan teks kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (18/5).

Dimana dalam isinya disebutkan, pihak Oppo Malang telah mengadakan pertemuan yang difasilitasi oleh Polres Malang Kota pada Jumat (17/5). Pada pertemuan itu, perwakilan Oppo Malang bertemu dengan Ketua MUI Kota Malang, beberapa perwakilan Jama’ah Ansharusy Syariah Mudiriyah Malang Raya, dan Ketua PCNU Malang.

PIC Event OPPO Malang, Wildan Rafky, meminta maaf bahwa kejadian pada Selasa (14/5) itu telah menyinggung sejumlah kelompok, budaya, dan agama di Indonesia, khususnya umat Muslim.

“Kami benar-benar meminta maaf atas kurangnya sensitivitas dan pemahaman panitia acara kami terhadap budaya lokal. Kami tidak bermaksud untuk menyebabkan kegaduhan. Kami benar-benar meminta maaf,” ujarnya.

Pada pertemuan dengan para pemuka agama Islam tersebut, Oppo Malang juga menjelaskan kronologi kejadian dalam buka bersama. Dan pihak Oppo siap bertanggung jawab dan berjanji untuk tidak mengulangi kejadian serupa di kesempatan selanjutnya.

“Kami benar-benar berterima kasih karena permintaan maaf kami diterima dengan baik.  Kami menyadari betapa sensitifnya kejadian ini. Kepada warga Muslim di Malang, organisasi keagaaman, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh pihak yang merasa resah dengan adanya kejadian ini, kami minta maaf,” ujar Wildan.

Untuk menghindari kejadian ini terulang kembali, Oppo telah mengingatkan kepada seluruh kantor Oppo di Indonesia agar mentaati norma disetiap kegiatan yang dilakukan. Hal itu dilakukan, agar kejadian ini tidak terulang lagi dikemudian hari.

“Kejadian ini benar-benar tidak mencerminkan komitmen Oppo Indonesia untuk menghargai nilai dan kebudayaan di negara di mana Oppo beroperasi. Terima kasih atas masukan berharga yang telah semua pihak berikan kepada OPPO,” imbuhnya.

Sementara Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri membenarkan kalau pihaknya telah memfasilitasi pertemuan antara Oppo dengan pemuka agama di Kota Malang. Asfuri juga mengimbau kepada masyarakat agar hal itu mampu dijadikan pelajaran untuk masyarakat.

Terutama kepada instansi atau masyarakat yang melaksanakan kegiatan buka bersama di tempat umum. "Kami mohon, jangan kotori bulan suci ramadan dengan tindakan-tindakan yang disitu melanggar aturan agama," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM.

Terkait apakah nanti kejadian ini akan diproses hukum, dikatakan Asfuri, Polisi hingga kini masih mendalami kasus itu. Apalagi hingga saat ini belum ada yang melapor terkait kegiatan tersebut.

"Intinya sudah saling memaafkan. Dan dari pihak Oppo juga berjanji tidak akan mengulangi lagi kejadian tersebut. Jadi kasus ini tidak ada proses hukum lebih lanjut," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved