Kabar Surabaya

Hendak Pasang Perangkap Kepiting di Sungai Mangrove, Nelayan Ini Malah Dapat Mayat Bayi

Mayat bayi ditemukan dalam kondisi membusuk di Sungai Kalilondo, Hutan Mangrove, Wonorejo, Rungkut Surabaya, Sabtu (

Hendak Pasang Perangkap Kepiting di Sungai Mangrove, Nelayan Ini Malah Dapat Mayat Bayi
ist
Sesosok mayat bayi ditemukan dalam kondisi membusuk di Sungai Kalilondo, Hutan Mangrove, Wonorejo, Rungkut Surabaya, Sabtu (18/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Mayat bayi ditemukan dalam kondisi membusuk di Sungai Kalilondo, Hutan Mangrove, Wonorejo, Rungkut Surabaya, Sabtu (18/5/2019).

Saksi mata penemuan mayat itu bernama Rohman Abdullah, seorang nelayan yang sedang beraktivitas memasang perangkan ikan di kawasan tersebut.

Menurut Kapolsek Rungkut Kompol I Gede Suartika, saat itu Rohman Abdullah berangkat menaiki sampan menyusuri pinggiran sungai.

Rencanya ia hendak memasang perangkap kepiting (Bumbung) di beberapa area pesisi sungai yang dianggapnya menjadi sarang kepiting.

Saat menyusuri sungai menggunakan sampannya, Rohman melihat sesosok bayi yang mengapung di bantaran sungai.

Lantaran merasa takut, Rohman berupaya menelpon rekannya yang bernama Krisyanto untuk segera datang dan memastikan mayat bayi itu.

"Ditemukan nelayan kemudian dia pergi menyusuri sungai kok menemukan ada yang mengapung, pas didekati tapi nggak berani dan dia ngajak temannya," ujarnya, Sabtu (18/5/2019).

Tak berselang lama, datanglah Krisyanto bersama Iswandi ke lokasi penemuan mayat bayi.

"Ternyata benar itu mayat bayi mereka langsung telpon kami," lanjutnya.

Sekadar diketahui, sesosok mayat bayi ditemukan dalam kondisi membusuk di Sungai Kalilondo Hutan Mangrove Wonorejo, Rungkut, Sabtu (18/5/2019).

Posisi tubuh bayi itu saat pertama kali ditemukan oleh nelayan, dalam keadaan tertelungkup di pinggiran dinding sungai.

Mayat bayi itu diperkirakan berusia dua hari sebelum dibuang. Dan, usia kematian bayi sudah menginjak hari ketiga. Luhur Pambudi

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved