Malang Raya

Mendikbud Muhadjir Effendy Pantau PPDB, Tim Saber Pungli dan Ombudsman Juga Turun

Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy MAP memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020.

Mendikbud Muhadjir Effendy Pantau PPDB, Tim Saber Pungli dan Ombudsman Juga Turun
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy MAP usai mengikuti Kajian Ramadhan di Dome UMM, Minggu (19/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, DAU - Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy MAP memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020.

Terkait hal ini bila ada kota, kabupaten, dan provinsi yang membuat PPDB tidak sesuai dengan Permendikbud No 51/2018 akan diingatkan.

Hal ini merujuk pada keluarnya penegasan Mendikbud soal PPDB lewat surat pada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Tapi gak Jawa Timur saja kok. Daerah lain juga ada surat penegasan jika tidak sesuai dengan Permendikbud," jelas Muhadjir pada SURYAMALANG.COM usai mengikuti Kajian Ramadhan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (19/5/2019).

Misalkan, soal penggunaan nilai ujian nasional (unas) tidak boleh dipakai untuk PPDB di jalur zonasi dan perpindahan orangtua.

Disebut di surat ini, nilai unas dapat dipakai hanya untuk jalur prestasi di SMA, selain prestasi akademik dan non akademik. Dalam surat itu juga ditegaskan tidak boleh ada jalur PPDB lain selain zonasi, prestasi dan kepindahan orangtua.

Dalam surat penegasan itu, ada delapan poin/hal. Dan penegasan itu untuk jenjang SD sampai SMA-SMK.

Sedang untuk pengawasan PPDB dikatakan tak hanya KPK, tapi juga ada saber pungli dan ombudsman. Sasarannya ada praktik jual beli bangku.

"Kasihan siswa yang masuk sekolah karena jual beli bangku. Ia menanggung sanksi sosial selama bersekolah. Kasihan anaknya," katanya.

Mendikbud pada Senin (20/5/2019) juga akan memantau pelaksanaan PPDB SMP di Kota Malang usai menjadi inpektur upacara Hardiknas di SMPN 1 Kota Malang.

Sementara itu di web PPDB Jatim untuk masuk SMAN dan SMKN juga banyak info awal yang dihilangkan seperti penggunaan nilai unas sebagai bahan pertimbangan.

Yang ada sekarang hanya muncul jadwal PPDB Jatim yang dimulai dengan pengambilan pin mulai 27 Mei 2019 di semua sekolah negeri. Semula dijadwalkan pengambilan pin pada 20 Mei 2019.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved