Malang Raya

Hanya Mutilasi Atau Diawali Pembunuhan? Sugeng Bikin Polda Jatim & Polres Malang Kota Beda Pendapat

Hanya mutilasi atau diawali dengan pembunuhan? Tersangka bernama Sugeng bikin Polda Jatim dan Polres Malang Kota beda pendapat dalam menyimpulkannya

Hanya Mutilasi Atau Diawali Pembunuhan? Sugeng Bikin Polda Jatim & Polres Malang Kota Beda Pendapat
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Sugeng dihadirkan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus mutilasi seorang perempuan di Lantai 2 Pasar Besar, Kota Malang, Kamis (16/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Hanya mutilasi atau diawali dengan pembunuhan? Tersangka bernama Sugeng bikin Polda Jatim dan Polres Malang Kota beda pendapat dalam menyimpulkannya.

Sugeng Angga Santoso, atau yang akrab disapa Sugeng ini, resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus mutilasi terhadap mayat korban perempuan yang ditemukan terpotong enam bagian di Pasar Besar, Kota Malang.

Hasil penyidikan Polres Malang Kota mengungkapkan temuan baru, bahwa tersangka Sugeng membunuh korban sebelum melakukan mutilasi.

Padahal sebelumnya dikabarkan bahwa Polda Jatim menyebutkan korban dimutilasi tersangka setelah meninggal dunia karena penyakit.

Polda Jatim telah mengumukan hasil otopsi dan dengan tegas menyebut wanita yang ditemukan termutilasi menjadi enam bagian di eks Gedung Matahari Departemen Store Pasar Besar, Kota Malang, Selasa (14/5/2019) kemarin, bukanlah korban pembunuhan.

Hasil diidentifikasi Dokter Forensik Polda Jatim mendapati penyebab korban meninggal adalah akibat sakit yang dideritanya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyebut, perempuan itu mengidap suatu penyakit yang menyerang bagian organ paru-paru.

Sugeng Mutilasi Cewek di Pasar Besar Kota Malang, Tapi Bukan Dia Pembunuhnya, Ini Fakta di Baliknya

Tersinggung Ditanya Kapan Nikah, Pria Minahasa Tebas Kepala Tetangga, Ini Kronologi & Akhir Kasusnya

Viral 2 Insiden Karyawati Indomaret Jadi Korban Hubungan, Ini Tujuan Pacaran Sehat Menurut Terapis

Sugeng (tengah) pelaku mutilasi saat diamankan petugas di Polres Malang Kota pada Senin (20/5/2019)
Sugeng (tengah) pelaku mutilasi saat diamankan petugas di Polres Malang Kota pada Senin (20/5/2019) (SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar)

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, awal mula kejadian pertemuan Sugeng dengan korban terjadi pada tanggal 7 Mei 2019.

Korban pada saat itu meminta uang kepada Sugeng, akan tetapi Sugeng tidak memilikinya.

Setelah itu Sugeng memberi makan korban hingga korban melahap makanan yang diberikan oleh Sugeng.

Halaman
1234
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved