Malang Raya

Motifnya Nafsu, Ini Cara Sadis Sugeng Lakukan Pembunuhan Mutilasi di Pasar Besar Versi Polisi

Motif pembunuhan dan mutilasi diungkap polisi, demikian juga cara pembunuhan yang diduga dilakukan Sugeng di Pasar Besar Kota Malang

Motifnya Nafsu, Ini Cara Sadis Sugeng Lakukan Pembunuhan Mutilasi di Pasar Besar Versi Polisi
Kolase SURYAMALANG.COM/ Hayu Yudha Prabowo-M Rifky Edgar H
Motif dan cara pembunuhan mutilasi di Pasar Besar kota Malang diungkap Polisi. Perlakuan tersangka Sugeng terlihat sadis. Alat yang digunakan untuk mutilasi berupa gunting seng dan jarum sol sepatu untuk mentato kaki korban 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sugeng Angga Santoso, telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan mutilasi dalam kasus yang menghebohkan di Matahari Pasar Besar Kota Malang.

Polres Malang kota telah resmi menetapkan Sugeng sebagai tersangka pembunuhan dengan jeratan pasal 338 KUHP.

Seiring penetapan status tersangka pembunuhan bagi Sugeng, polisi juga mengungkap motif dan kronologis pembunuhan sehingga bisa terungkap cara pembunuhan sadis yang dilakukan tersangka.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menyatakan Sugeng membunuh korban sebelum melakukan mutilasi.

Viral 2 Insiden Karyawati Indomaret Jadi Korban Hubungan, Ini Tujuan Pacaran Sehat Menurut Terapis

Tersinggung Ditanya Kapan Nikah, Pria Minahasa Tebas Kepala Tetangga, Ini Kronologi & Akhir Kasusnya

Kabar Lucinta Luna Seusai Operasi Alat Vital, Makin PD Pamer Bagian yang Tembem & Lengket Sama Pacar

Dari pemberitaan sebelumnya, menyebutkan Sugeng hanya memutilasi korban saja.

Motif pembunuhan dan mutilasi juga diungkap polisi.

"Motifnya ini korban tidak bisa memenuhi nafsu Sugeng untuk diajak berhubungan intim, karena keluar darah dari kemaluan korban," ucap Asfuri.

Asfuri juga memaparkan cara pembunuhan yang diduga dilakukan Sugeng.

Berbekal hasil otopsi dari Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang polisi menyebut tersangka Sugeng melakukan tindakan yang tergolong sadis pada korbannya.

Di saat korban masih hidup, Sugeng diduga melakukan tindakan dengan tangan pada kemaluan korban dan dubur korban hingga kedua organ itu mengeluarkan darah dan cairan.

Halaman
1234
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved