Kabar Surabaya

Politisi Gerindra Dapil Surabaya - Sidoarjo Gagal ke Senayan Lagi, Tuduh Banyak Kecurangan

sistem Pemilu tahun ini merupakan Pemilu yang paling amburadul karena banyak oknum petugasnya yang bisa dipengaruhi.

Politisi Gerindra Dapil Surabaya - Sidoarjo Gagal ke Senayan Lagi, Tuduh Banyak Kecurangan
m taufik
Kepala BMKG Juanda Nurhuda saat menemui Anggota DPR RI Bambang Haryo, Senin (7/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Caleg petahana DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, gagal melaju ke Senayan jika merujuk pada rekapitulasi hasil Pemilu 2019 tingkat Provinsi Jatim.

Di  Dapil Jatim I (Surabaya - Sidoarjo), Gerindra hanya mendapatkan satu kursi yang diisi oleh peraih suara terbanyak yaitu Rahmat Muhajirin, sedangkan Bambang Haryo menempati urutan kedua.

"Semuanya saya kembalikan kepada masyarakat tentu masyarakat akan memilih dari calonnya yang terbaik," kata Bambang Haryo, Senin (20/5/2019).

Bambang Haryo menilai, sistem Pemilu tahun ini merupakan Pemilu yang paling amburadul karena banyak oknum petugasnya yang bisa dipengaruhi.

"Semua oknum petugas dapat dipengaruhi untuk melakukan hal-hal yang kurang benar, maka dari itu banyak sekali ditemukan kecurangan-kecurangan baik di tingkat Pilpres maupun Pileg," ucap politisi Gerindra ini.

Money politics menurut Bambang Haryo juga begitu marak dan hal tersebut dibiarkan oleh aparat.

"Padahal money politic itu merupakan cikal bakal korupsi. Pemilu tahun ini tidak seperti tahun 2014 yang sangat tertib," lanjutnya.

Saat ini, Bambang Haryo mengaku masih fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai anggota DPR RI sembari menunggu penetapan hasil dari KPU RI

"Ini amanah rakyat, dan saya akan fokus untuk menyelesaikan tugas dan amanah ini sebaik mungkin hingga selesai," ucapnya. Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved