Kabar Blitar

Pemkot Gelar Pasar Murah Tiga Hari Untuk Kendalikan Harga Jelang Lebaran Di Kota Blitar

Pemkot Blitar akan menggelar pasar murah untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Pemkot Gelar Pasar Murah Tiga Hari Untuk Kendalikan Harga Jelang Lebaran Di Kota Blitar
suryamalang.com/Samsul Hadi
Plt Wali Kota Blitar, Santoso

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar akan menggelar pasar murah untuk menekan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Pasar murah rencananya akan digelar di jalan raya timur kantor Wali Kota Blitar selama tiga hari mulai Kamis (23/5/2019) hingga Sabtu (25/5/2019).

 "Pasar murah ini untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil," kata Plt Wali Kota Blitar, Santoso usai membuka rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah di kantor Wali Kota Blitar, Selasa (21/5/2019).

Santoso mengatakan, momen Ramadan dan Lebaran biasanya memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Sebab, pada momen Ramadan dan Lebaran, konsumsi masyarakat terhadap makanan cendurung meningkat.

Biasanya, saat permintaan terhadap bahan kebutuhan pokok meningkat, stok barangnya justru terbatas. Kondisi tersebut dapat memicu kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok. "Lewat pasar murah ini kami ingin menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil," ujarnya.

Pemkot Blitar menggandeng kelompok UKM dan Bulog dalam kegiatan pasar murah. Saat acara itu, Bulog akan menjual sejumlah bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. "Namanya pasar murah, harga barang yang dijual ya di bawah pasaran," kata Santoso.

Kepala Sub Divre Bulog Tulungagung, Krisna Murtianto mengatakan, pihaknya sudah siap mengikuti pasar murah di Kota Blitar. Wilayah kerja Sub Divre Bulog Tulungagung, juga meliputi Kota Blitar dan Kabupaten Blitar.

"Hari ini kami juga sudah mulai mengadakan operasi pasar di GOR Lembu Peteg Tulungagung. Nanti pada 23 Mei kami akan ikut pasar murah di Kota Blitar," kata Krisna.

Dikatakannya, Bulog akan menjual beberapa komoditas dalam acara pasar murah. Yaitu, beras, gula pasir, bawang putih, dan minyak goreng. Sejumlah komoditas itu dijual dengan harga di bawah pasaran.

Misalnya, untuk gula pasir dijual Rp 11.000 per kilogram, bawang putih Rp 25.000 per kilogram, beras medium Rp 8.500 per kilogram, dan beras premium Rp 10.500 per kilogram. "Harganya di bawah harga pasaran," ujarnya.

Dia juga menjamin stok beras di wilayah Sub Divre Bulog Tulungagung aman selama Lebaran. Saat ini stok beras di Sub Divre Tulungagung mencapai 13.000 ton. Jumlah itu cukup untuk mengadakan operasi pasar selama 10 bulan sampai 12 bulan.

"Stok bawang putih juga aman, kami baru saja mendapat kiriman bawang putih dari Bulog Jatim," katanya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved