Kabar Blitar

Wisata Makam Bung Karno Masih Menjadi Andalan Untuk Dongkrak Investasi Di Kota Blitar

Wisata Makam Bung Karno (MBK) tetap menjadi andalan bagi Pemkot Blitar untuk mendongkrak investasi di Kota Blitar.

Wisata Makam Bung Karno Masih Menjadi Andalan Untuk Dongkrak Investasi Di Kota Blitar
suryamalang.com/Samsul Hadi
Wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar tetap ramai dikunjungi peziarah. Wisata MBK ini menjadi andalan Pemkot Blitar untuk menjaring investor masuk ke Kota Blitar. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Wisata Makam Bung Karno (MBK) tetap menjadi andalan bagi Pemkot Blitar untuk mendongkrak investasi di Kota Blitar. Wisata MBK menjadi daya tarik untuk menjaring investor masuk ke Kota Blitar.

"Sampai sekarang Makam Bung Karno tetap menjadi andalan kami untuk menarik investor. Makam Bung Karno sudah mendunia, banyak orang kenal," kata Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Herty Rachma, Selasa (21/5/2019).

Herty mengatakan, ada beberapa sektor yang dapat menarik investor masuk ke Kota Blitar. Yaitu, sektor pariwisata, sektor potensi unggulan, serta sektor pertanian dan peternakan. Untuk sektor pariwisata, Pemkot Blitar tetap mengandalkan wisata Makam Bung Karno.

Sedangkan sektor potensi unggulan yang dapat menarik investor, misalnya, kerajinan kendang, kerajinan tas batok, dan usaha rumah tangga sambel pecel. Untuk sektor pertanian yang bisa menjaring investor, yaitu, Agrowisata Belimbing Karangsari.

"Tahun ini kami akan mengembangkan Makam Bung Karno dan Agrowisata Belimbing sebagai ajang promosi menarik investor," ujarnya.

Dia berharap dengan gencarnya promosi akan meningkatkan nilai investasi di Kota Blitar. Kalau nilai investasi meningkat otomatis pertumbuhan ekonomi di Kota Blitar semakin baik. "Kami terus menata, karena penanaman modal tergolong baru, sekitar 2017," katanya.

Sedangkan, realisasi capaian investasi di Kota Blitar pada 2018 hampir dua kali lipat dari target. Target investasi pada 2018 sekitar Rp 160 miliar dan realisasinya mencapai Rp 336,2 miliar. Realisasi capaian investasi itu dari 319 penanam modal dalam negeri.

Pada 2019 ini, Bidang Penanaman Modal menaikkan target investasi menjadi Rp 164,8 miliar. Hingga triwulan pertama sudah terealisasi sekitar Rp 68 miliar dari 182 penanam modal dalam negeri. "Tahun ini targetnya Rp 164,8 miliar dari 473 penanam modal dalam negeri. Kami baru ada satu penanam modal asing," tuturnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved