Jendela Dunia

Demi Ortunya Cepat Pulang, Bocah 13 Tahun Bersandiwara Jadi Korban Penculikan

Remaja berusia 13 tahun membuat sandiwara seolah-olah menjadi korban penculikan.

Demi Ortunya Cepat Pulang, Bocah 13 Tahun Bersandiwara Jadi Korban Penculikan
Youtube.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM – Remaja berusia 13 tahun membuat sandiwara seolah-olah menjadi korban penculikan.

Bocah asal Luzhou, provinsi Sichuan, Tiongkok ini membuat sandiwara tersebut agar orang tuanya segera pulang.

Dalam sandiwara penculikan itu, bocah tersebut ditemukan dalam kondisi terikat dan mulutnya dilakban.

Bocah itu ditemukan di dalam mobil bak terbuka pada 8 Mei 2019.

Remaja itu mengaku sempat pingsan akibat disemprot dengan sesuatu.

Saat bangun, bocah itu sudah berada di dalam mobil.

Dia tidak terluka, dan tidak ada barang miliknya yang hilang.

Polisi tak menemukan petunjuk tentang kasus ini.

Namun tak lama setelah bicara dengan seorang polisi, remaja itu mengaku sengaja mengaku diculik karena ingin orang tuanya pulang.

“Aku merindukan ayah dan ibuku,” katanya kepada polisi.

Remaja itu memberitahunya bahwa dia tinggal bersama kakek dan neneknya.

Dia tidak pernah bertemu dengan orang tuanya yang bekerja sejak tahun lalu.

Dia merasa lebih kesepian, dan neneknya juga sibuk bekerja.

Remaja itu melakukan itu juga karena yakin orang tuanya tidak akan pulang jika hanya berbicara di telepon.

Laporan itu juga tidak memberi tahu apakah orang tua remaja itu pulang atau tidak setelah kabar anaknya diculik.

Berita ini sudah dimuat di Tribunvideo.com dengan judul Bocah 13 Tahun Ditemukan Terikat dalam Mobil, Pura-pura Diculik karena Ingin Diperhatikan Orangtua

Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved