Kabar Madiun

Gubernur Jatim Khofifah Ajak Tukang Becak Dan Pembersih Jalan Se-Madiun Sahur Bareng

Sebanyak 200 orang tukang becak, pembersih jalan, masyarakat dhuafa dan disabilitas di Madiun diajak Khofifah Indar Parawansa bersantap sahur bersama.

Gubernur Jatim Khofifah Ajak Tukang Becak Dan Pembersih Jalan Se-Madiun Sahur Bareng
suryamalang.com/Fatimatuz Zahro
Sebanyak 200 orang tukang becak, pembersih jalan, masyarakat dhuafa dan disabilitas di Madiun diajak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersantap sahur bersama di Kantor Bakorwil Madiun, Rabu (22/5/2018) dini hari. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Sebanyak 200 orang tukang becak, pembersih jalan, masyarakat dhuafa dan disabilitas di Madiun diajak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersantap sahur bersama di Kantor Bakorwil Madiun, Rabu (22/5/2018) dini hari.

Kegiatan sahur bersama ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang dilakukan Khofifah selama bulan puasa. Sebelumnya juga melakukan hal serupa dengan mengundang tukang becak, penyapu jalan dan anak-anak yatim untuk sahur bersama di Grahadi beberapa hari yang lalu.

Tak ingin ada jarak dengan warga masyarakat tidak mampu tersebut, Khofifah bahkan menemani langsung para tukang becak menyantap makanan sahur mereka dan memberikan santunan.

"Nasinya kenapa tidak langsung dimakan pak?" tanya Khofifah pada salah seorang tukang becak yang tampak tak memakan makanan sahur yang dibagikan.

"Ngken kulo paringaken putu mawon (Nanti saya berikan untuk cucu saja)," jawab tukang becak yang diketahui bernam Syaikhul tersebut. Ia mengaku sengaja tidak memakan santap sahur nasi kotak tersebut untuk dibawa pulang dan dimakan oleh sang cucu. "Alhamdulillah rezeki dari gubernur, biar cucu yang makan di rumah," imbuh penarik becak asli Ponorogo ini.

"Begini ini ya kalau kakek sayang cucu," kata Khofifah.

Lebih lanjut disampaikan gubernur perempuan pertama Provinsi Jawa Timur ini, rangkaian Safari Ramadan ini sengaja dilakukan untuk bersama-sama mengajak semua menguatkan kesalehan sosial.

Terutama di bulan suci Ramadan ini terdapat dorongan kuat untuk berbagi dengan mereka yang kurang mampu dan kurang beruntung.

"Di bulan Ramadan itu ada dorongan kuat untuk kita bersapa dengan mereka yang tidak mudah kita sapa di luar Ramadhan," kata Khofifah.

Ia sendiri memilih sahur bersama di Bakorwil Madiun ini lantaran di hari yang sama ia memiliki sejumlah agenda di Madiun. Seperti malam sebelumnya hadir dalam Festival Ramadan di alun-alun Kota Madiun dan hari ini juga Khofifah berencana turun ke Pasar Besar Madiun untuk melakukan cek harga di pasar.

"Jadi sebetulnya bangunan keimanan kalau di Al quran itu adalah iman kemudian amal soleh. Jadi sebetulnya dorongan untuk bisa menguatkan kesalehan sosial itu momentumnya Ramadan ini luar bisa. Jadi kalau ada yang kurang maka mari kita kuatkan," ucap Khofifah.

Ditegaskan Khofifah, acara Safari Ramadan seperti di Madiun ini tidak akan berhenti sampai di sini. Berikutnya Khofifah juga akan mengundang para penjaga makam dan juga penjaga situs budaya.

"Akhir Mei kita akan bersapa dengan penjaga makam dan juga penjaga situs budaya. Insya Allah nanti tanggal 28 Mei," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved