Kabar Surabaya

Cleo Mulai Bangun Lima Pabrik AMDK Baru Tahun 2019, Tiga Pabrik Dibangun Di Jatim

PT Sariguna Primatirta Tbk, produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) "Cleo" agresif melakukan pengembangan usaha.

Cleo Mulai Bangun Lima Pabrik AMDK Baru Tahun 2019, Tiga Pabrik Dibangun Di Jatim
suryamalang.com/Sri Handi Lestari
Para jajaran direksi CLEO saat memberikan paparan kinerja dalam RUPST dan LB 2018 di Surabaya, Rabu (22/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - PT Sariguna Primatirta Tbk, produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) "Cleo" agresif melakukan pengembangan usaha. Salah satunya dengan mengembangkan jaringan pabrik di lima lokasi yang proses pembangunannya sudah dilakukan di tahun 2019 ini.

"Kelima pabrik baru tersebut ada di di Prigen - Kabupaten Pasuruan, Sukabumi, Singosari - Kabupaten Malang, Kediri dan di Pulau Bali. Dengan nilai invetasi Rp 300 miliar," kata Lukas Setio Wongso, Direktur dan Corporate Secretary Sariguna Primatirta, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa di Surabaya, Rabu (22/5/2019).

Dengan lima pabrik baru di tahun 2019 ini, total CLEO akan memiliki 27 pabrik hingga akhir tahun.

Direktur Operasional Sariguna Primatirta, Eko Susilo menambahkan, pembangunan pabrik yang cukup masif ini dilakukan untuk menambah kapasitas produksi. "Penambahan kapasitas produksi ini untuk mendukung peningkatan pasar yang cukup luar biasa di tahun ini maupun ditahun-tahun mendatang," ungkap Eko.

Apalagi di tahun 2018 perseroan berhasil membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 35 persen dan pertumbuhan laba bemih sebesar 26 persen.

Dimana hal ini didukung dengan pengoperasian pabrik baru di Kendari dan Ngoro serta peluncuran produk baru CLEO smart 220 ml. Selain itu, perseroan juga memperoleh sertifikasi ISO 9001-2015 dan menunjuk duta pemasaran baru.

Sementara di tahun 2019 ini adalah tahun yang menantang dalam persaingan pasar AMDK yang semakin ketat dengan bermunculannya merk-merk baru. Namun pada kuartal pertama tahun 2019 ini CLEO berhasil membukukan pertumbuhan kinerja keuangan hingga 37 pesen, jauh melebihi pertumbuhan rata-rata industri AMDK yang hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 4 persen dalam kuartal yang sama berdasarkan hasil penelitian sebuah lembaga riset internasional.

"Pada kuartal pertama ini pula, kami bisa membukukan penumbuhan Iaba hingga 101 persen, dibandingkan nilai laba di periode yang sama pada tahun 2018 lalu," jelas Toto Sucartono, Direktur Sales dan Distribusi Sariguna Primatirta.

Perusahaan secara berkesinambungan mengembangkan varian produk CLEO dan produk minuman lainnya yang selalu dihadirkan dalam kualitas tinggi. Inovasi-inovasi ini didukung oleh proses produksi berstandar intemasional dan jaringan pabrik AMDK terbesar yang terdiri dari 26 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pertumbuhan signifikan ini diraih melalui perbaikan dan peningkatan di berbagai aspek tata kelola perusahaan. "Perluasan jangkauan pasar dengan penambahan jumlah titik distribusi dan armada menjadi kunci peningkatan CLEO di bidang pemasaran. Penerapan teknologi mesin baru dan efIsiensi biaya berhasil menekan biaya operasional namun meningkatkan kapasitas dan tetap menjaga kualitas produk yang dihasilkan," tambah Toto.

Dengan basil pencapaian pada kuartal pertama tersebut PT Sariguna Primatirta Tbk optimis untuk melampaui target laba bersih perusahaan tahun 2019 ini. EfIsiensi juga diiringi dengan peningkatan daya saing perusahaan melalui penambahan kapasitas pabrik dan peluncuran produk baru.

CLEO yang dikenal sebagai produk air murni, menghadirkan kemasan botol minuma 220ml yang mendapat sambutan sangat baik di pasar AMDK.

Untuk memperluas segmen pasamya, pada bulan Januari 2019 PT Sariguna Primatirta Tbk resmi mengakuisisi merk air minum beroksigen SUPERO2.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved