Malang Raya

Mengeluh Dirugikan PPDB Zonasi, Warga Ngluruk Ke DPRD Kota Malang

Puluhan warga yang kecewa karena anaknya tidak bisa diterima di SMPN di Kota Malang karena sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) zonasi

Mengeluh Dirugikan PPDB Zonasi, Warga Ngluruk Ke DPRD Kota Malang
suryamalang.com/Sylvianita Widyawati
Suasana di gedung DPRD Kota Malang saat warga mengadu PPDB zonasi karena tak menguntungkan mereka, Kamis (23/5/2019). 

“Mending gak usah diberi pilihan saja. Gak usah zona zonaan,” kata warga berteriak.

Sehingga bisa turun ke SMPN berikutnya. Selain itu juga ada yang merasa tidak berguna sekolah menyiapkan formulir banyak buat pendaftar padahal kapasitas atau pagu sekolah sudah jelas berapa.

Zubaidah, Kadindik Kota Malang di acara itu menyatakan peraturan baru soal PPDB zonasi ini tentu ada kekurangan dan kelebihannya.

Semua akan disampaikan ke Walikota dan diharapkan ada penyelesaiannya.

Disebutnya, sejak awal pihaknya sudah membuat kajian mengenai plus minus PPDB zonasi dan disampaikan ke Kemendikbud.

Tapi aturan di Permendikbud No 51/2018 harus dilaksanakan.

“Karena harus memakai, maka kami pakai. Kalau ada kelemahannya, kami catat dan laporkan ke walikota dan Mendikbud. Saya punya atasan yang tidak mungkin saya langkahi,” kata Zubaidah.

Dijelaskan, kajian zonasi sudah dilakukan pihaknya pada 27 Februari 2019.

Termasuk ada beberapa kelurahan-kelurahan yang tak terakomodasi.

“Adanya titik koordinat yang banyak kesalahan sehingga menjauh karena terkait pengisian kartu keluarga,” jelas dia.

Karena itu pihaknya melakukan koreksi sampai jam 24.00 WIB karena ada 100 an orang yang lapor ke dindik.

“Kami akan evaluasi soal titik koordinat,” kata dia.

Sementara untuk menambah pagu, masih harus dikoordinasikan karena menyangkut sarpras juga guru. Begitu juga soal penambahan jumlah siswa per rombel juga tidak bisa karena sudah diatur di permen.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved