Kabar Surabaya

7.500 Tentara Surabaya 'Serbu' Sembako Senilai Rp 150.000 Dijual Rp 50.000

7.500 prajurit TNI AL yang tergabung di satuan Komando Armada II Surabaya antre sembako murah, Jumat (25/5/2019).

7.500 Tentara Surabaya 'Serbu' Sembako Senilai Rp 150.000 Dijual Rp 50.000
nuraini faiq
Sebanyak 7.500 prajurit TNI AL yang tergabung di satuan Komando Armada II Surabaya antre sembako murah, Jumat (25/5/2019). Dengan tetap memakai pakaian dinas tentara, mereka menyerbu sembako seharga Rp 50.000. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebanyak 7.500 prajurit TNI AL yang tergabung di satuan Komando Armada II Surabaya antre sembako murah, Jumat (25/5/2019). Dengan tetap memakai pakaian dinas tentara, mereka menyerbu sembako seharga Rp 50.000.

Para prajurit TNI itu lebih dulu menerima kupon untuk ditukar dengan paket sembako. Kupon seharga Rp 50.000 itu untuk pembelian 5 kg beras, gula, minyak, kopi, teh, dan susu. 

"Murah sekali. Kalau harga asli lebih dari Rp 150.000. Sayang hanya boleh satu kupon," ucap salah satu prajurit TNI AL begitu membawa satu jantung sembako. 

Koarmada II menggelar Pasar Murah khusus bagi anggota TNI yang biasa bertugas di operasional kapal perang tersebut. Bazar Menjelang Lebaran ini digelar bekerja sama dengan Bank Mandiri Regional VIII. 

Sebelum pukul 08.00, ribuan prajurit berseragam doreng itu sudah memadati Koarmada II di Ujung Surabaya. Inilah bedanya jika pasar murah digelar untuk kalangan prajurit TNI. Mereka yang berhak atas kupon harus mengikuti apel dulu. 

Meski melibatkan ribuan prajurit, namun penukaran kupon pasar murah itu berlangsung tertib. Panitia sengaja menyiapkan 15 loket sekaligus untuk penukaran kupon tersebut. 

Tidak hanya itu, setiap loket dijaga Pomal untuk mengantisipasi antrean yang tidak tertib. "Ini kali ketujuh Pasar Murah kami gelar. Tujuannya agar para prajurit bisa menikmati sembako dengan harga separo," kata Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto.

Dia didampingi istri, Dien Mintoro. Saat pembukaan Pasar Murah itu hadir pula R Erwan DJoko Hermawan, CEO Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3. Begitu Panglima  Koarmada II membuka Pasar Murah, ribuan prajurit langsung menyerbu setiap loket. 

Hall besar dijadikan tempat menampung ribuan paket sembako dan prajurit antre. Mintoro bersama Erwan membuka Pasar Murah dengan menjadi Petugas loket dengan menyerahkan paket sembako. 

Dalam sekejap, sebanyak 7.500 paket sembako ludes. Maklum antrean dipecah hingga 15 loket dan dijaga Pomal. "Senang karena murah. Kalau bisa jangan hanya momen Lebaran," kata Serka Prasetyo, anggota Koarmada II.

Selain menyerbu Pasar Murah dengan paket sembako, ribuan prajurit itu juga menyerbu dua mobil loket penukaran uang baru. Mereka rela antre tertib. "Kami siapkan Rp 5 miliar berbagia pecahan untuk penukaran uang ini," kata CEO Mandiri Region VIII Erwan.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved