Kabar Jember

Buat Petasan Untuk Tambah Pendapatan Rayakan Lebaran, Warga Mayang Ditangkap Polisi

Polisi mendapati Muklis alias Pak Zamil meracik serbuk mercon di rumahnya. Peracikan itu dalam rangka membuat petasan.

Buat Petasan Untuk Tambah Pendapatan Rayakan Lebaran, Warga Mayang Ditangkap Polisi
suryamalang.com/Sri Wahyunik
Bahan pembuat petasan diamankan dari peraciknya di Jember 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Berniat mencari tambahan penghasilan untuk Lebaran, Muklis (45) warga Desa Mayang Kecamatan Mayang justru harus berhari raya di penjara. Ini setelah Muklis kedapatan meracik petasan di rumahnya.

Perbuatannya diketahui warga dan melaporkannya ke polisi. Polisi pun menyelidiki laporan itu, kemudian mengamankanya, Rabu (22/5/2019) malam.

Polisi mendapati Muklis alias Pak Zamil meracik serbuk petasan atau mercon di rumahnya. Peracikan itu dalam rangka membuat petasan. Awalnya polisi mendapatkan laporan dari warga sekitar yang resah dengan kegiatan Muklis.

"Akhirnya kami lakukan penyelidikan, dan didapati yang bersangkutan ini meracik bubuk mercon untuk membuat petasan," kata Kanit Reskrim Polsek Mayang, Ipda Agus Sutikno, Kamis (23/5/2019).

Petasan itu akan diperjualbelikan di bulan Ramadan sampai Lebaran nanti. Dia mengaku untuk mencari tambahan penghasilan dengan meracik bubuk petasan menjadi aneka bentuk petasan.

Dari rumah Muklis, polisi menyita barang bukti antara lain 12 selongsong kertas, satu potasium, empat bungkus plastik obat mercon, sebungkus arang, satu plastik kertas yang sudah dipotong, satu plastik berisi kertas kapas warna putih, satu alat tumbuk, juga ayakan.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat Muklis memakai Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 karena diduga membuat, menerima, memperoleh, menyerahkan, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan , senjata api, amunisi, atau bahan peledak.

Kini Muklis menjalani penahanan di tingkat penyidik kepolisian.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved