Kabar Gresik

Dinas Pendidikan Gresik Temukan Banyak Surat Domisili Palsu Orangtua Murid

Belasan domisili yang ternyata palsu tersebut diprediksi akan terus bertambah. Dinas Pendidikan Gresik bakal mendiskualifikasi.

Dinas Pendidikan Gresik Temukan Banyak Surat Domisili Palsu Orangtua Murid
Willy Abraham
Wali murid saat mendatangi posko PPDB Dispendik Kabupaten Gresik, Jum'at (24/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK – Hasil validasi lapangan tim penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019  Kabupaten Gresik menemukan sejumlah surat domisili abal-abal. Disinyalir hingga hari ini ada belasan domisili palsu.

Belasan domisili yang ternyata palsu tersebut diprediksi akan terus bertambah. Dinas Pendidikan Gresik bakal mendiskualifikasi.

Ketua Penyelenggara PPDB 2019 Nur Maslichah saat ditemui di posko PPDB Dispendik mengatakan hingga pukul 16:00 WIB. Pihaknya sudah mengumpulkan belasan domisili yang disinyalir tidak sesuai tempat tinggal.

"Disinyalir ada belasan tetapi untuk jumlah pastinya masih belum diketahui pasti karena masih proses pendataan,” ujarnya, Jum'at (24/5/2019).

Lanjut Maslichah pihaknya memperkirakan belasan surat domisili tersebut masih ada kemungkinan bertambah. Sebab, belum sepenuhnya berkas masuk ke Dispendik.

Diketahui, sebagai syarat mengeluarkan surat domisili itu minimal sudah tinggal enam bulan. Setelah Itu baru boleh menggunakan surat domisili untuk syarat PPDB.

“Kalau ditemukan artinya didiskualifikasi, kuota nanti akan diisi urutan berikutnya,” ucap Ica sapaan akrabnya.

Ica berharap siswa yang diterima memang sesuai jarak tempat tinggal ke sekolah. Tidak ada manipulasi sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Selain adanya domisili abal-abal, Ica mengatakan banyak juga surat domisili yang memang sesuai.

Dia mencontohkan seperti di wilayah Driyorejo. Di sana memang banyak pendatang. Kemudian di Kebomas.

Halaman
123
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved