Malang Raya

Disnaker Kota Malang Janji Tegur Keras Perusahaan Yang Tak Cairkan THR Hingga H-7 Lebaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menegur perusahaan yang tidak memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerjanya hingga H-7 lebaran.

Disnaker Kota Malang Janji Tegur Keras Perusahaan Yang Tak Cairkan THR Hingga H-7 Lebaran
web
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menegur perusahaan yang tidak memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerjanya hingga H-7 lebaran.

"Apabila sampai H-7 tidak segera memberikan THR, maka kami akan laporkan kepada Dinas Propinsi Jawa Timur," kata Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Malang, Supranoto, Jumat (24/5/2019).

Ia menambahkan, Disnaker Kota Malang membuka posko pengaduan THR yang dapat dimanfaatkan oleh para pekerja. Posko tersebut telah beroperasi sejak awal pekan ini dan tutup pada H-1 lebaran nanti.

"Kami buka poskonya pada jam kerja. Nanti pekerja yang tidak dapat THR sampai H-7 bisa langsung melapor," ucapnya.

Pada tahun ini, Disnaker Kota Malang memantau 250 perusahaan yang tersebar di kota tersebut. Mayoritas kata Supranoto, perusahaan telah mematuhi aturan pemberian THR seperti yang dilakukan oleh Pabrik Rokok Gandum.

Kepala Bagian Umum dan SDM PR Gandum, Yohanes E Suparja menerangkan, THR untuk pekerja di pabrik tersebut telah dicairkan pada 21 Mei lalu yang besarannya senilai satu kali gaji. "Sudah dicairkan dua hari lalu supaya karyawan tenang dan tetap semangat," ucap Yohanes.

Yohanes mengatakan, total ada 2.751 pekerja di pabrik rokok Gandum. Saat hari raya Idul Fitri nanti, para pekerja juga akan diliburkan dan mendapat cuti bersama.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved