Kabar Tulungagung

Hasil Pengawasan Parcel Di Tulungagung, Ada Produk Nonhalal Yang Tidak Disertai Tanda Khusus

Ada produk nonhalal yang dijual di swalayan, dicampur dengan produk halal. Padahal seharusnya produk nonhalal harus dijual secara terpisah.

Hasil Pengawasan Parcel Di Tulungagung, Ada Produk Nonhalal Yang Tidak Disertai Tanda Khusus
suryamalang.com/David Yohanes
Tim Keamanan Pangan Dinkes Tulungagung memeriksa parcel lebaran. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Sejumlah toko dan swalayan penjual parcel lebaran diperiksa oleh Tim Keamanan Pangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Jumat (24/5/2019). Hasilnya, ada sejumlah produk yang dianggap bermasalah dengan sertifikasi halal.

Misalnya di sebuah toko roti, didapati sertifikasi halal yang dikantongi berakhir pada Mei 2019. “Jadi kurang beberapa hari lagi sertifikat halal yang dimiliki sudah tidak berlaku lagi,” kata Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinkes, Masduki.

Dengan demikian, ungkap Masduki, toko roti ini tidak boleh lagi mencantumkan label halal. Meski demikian, toko roti ini masih tetap bias berjualan.

Karena tidak punya sertifikat halal, maka kehalalan produk yang dijual juga tidak ada jaminan. “Kecuali sebelum masa berlakunya (sertifikat halal) habis, sudah dilakukan perpanjangan,” tambah Masduki.

Selain itu, ada produk nonhalal yang dijual di swalayan, dicampur dengan produk halal. Padahal seharusnya produk nonhalal harus dijual secara terpisah dari produk halal. Penjual juga wajib member informasi, jika produk itu tidak halal.

“Umumnya diberi petunjuk dengan gambar babi. Jadi konsumen akan tahu, produk ini tidak halal,” ucapnya.

Untuk itu, Masduki memberi surat peringatan kepada penjual, dan meminta produk nonhalal dipisahkan. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved