Travelling

Masjid Sokambang yang Dibangun Raja Sumenep, Sultan Abdurahman Pakunantaningrat I pada Tahun 1811

Ketika wisata di Sumenep, sebaiknya Anda menyempatkan diri mampir ke Masjid Sokambang.

Masjid Sokambang yang Dibangun Raja Sumenep, Sultan Abdurahman Pakunantaningrat I pada Tahun 1811
SURYAMALANG.COM/Ali Hafidz Syahbana
Masjid Sokambang di Desa Kebunagung, Kota Sumenep 

Sempat ada perbaikan di beberapa bagian luarnya. Tapi, 90 persen ukiran masih asli.

Ini menunjukkan betapa kokoh hasil kerja dan material bangunan yang digunakan masyarakat.

Takmir Masjid, Abdul Karim mengatakan dulu pernah ada saudagar dari Makkah yang datang dan ingin merenovasi total masjid ini.

“Namun pemiliknya tidak memperbolehkan, dan hanya boleh menambah beberapa bangunan di luarnya untuk perluasan saja,” kata Karim kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (24/5/2019).

Karim menyampaikan Masjid itu merupakan Masjid ketiga yang dibangun oleh kalangan kerajaan di Sumenep.

Menurut literasi yang didapat Abdul Karim, Masjid Sokambang dibangun oleh Adipati atau Raja Sumenep ke-32, Sultan Abdurahman Pakunantaningrat I pada tahun 1811 hingga 1854.

Menurut cerita dan pitutur orang-orang tua Sumenep, Masjid Sokambang menyimpan banyak cerita mengenai raja-raja kesultanan Sumenep yang akan berziarah ke makam leluhurnya di Asta Tinggi.

Dulu masjid yang dibangun oleh putra Panembahan Sumolo itu biasa digunakan untuk mempelajari kitab-kitab agama klasik.

Ulama yang tercatat pernah mengajar antara lain Kyai Anjuk dan Kiyai Bayanullah.

Di kalangan keluarga keraton Sumenep ada cerita mengenai Raden Ario Abdul Ghani Atmowijoyo, bangsawan Sumenep yang selalu menyempatkan berhenti di Masjid Sokambang untuk salat sebelum ziarah ke Asta Tinggi.

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved