Kabar Jakarta

PLN Akan Istirahatkan 20 Pembangkit Listrik Saat Lebaran, Karena Konsumsi Menurun

PT PLN (persero) bakal mengistirahatkan 20 pembangkit listriknya di area Jawa dan Bali selama periode Lebaran 2019 karena konsumsi turun.

PLN Akan Istirahatkan 20 Pembangkit Listrik Saat Lebaran, Karena Konsumsi Menurun
www.thenewstribe.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - PT PLN (persero) bakal mengistirahatkan 20 pembangkit listriknya di area Jawa dan Bali selama periode Lebaran 2019. Hal itu dilakukan setelah adanya penurunan konsumsi listrik saat lebaran.

“Kami padamkan sekitar 10.000 MW. Pembangkit-pembangkit di Jawa dan Bali ini banyak. Ini lebih dari 20 pembangkit yang akan dimatikan,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah, Amir Rosidin di Depok, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019).

Amir mengatakan, pembangkit listrik yang akan dimatikan tak hanya milik PLN saja. Pembangkit milik IPP (Independent Power Producer) juga turut dimatikan. Saat dimatikan, pengelola pembangkit akan memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan pemeliharaan.

“Sekali lagi, kalau dimatikan itu memang bebannya rendah, maka itu dimatikan. Dan itu berikan kesempatan pada pengelola pembangkit untuk lakukan simple inspection, karena kalau masuk ke pemeliharaan itu ada simple inspection, minor overhaul, major overhaul. Ada macam macam," kata Amir.

Sebelumnya, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memprediksi adanya penurunan konsumsi listrik saat Lebaran 2019. Penurunan konsumsi listrik ini bisa mencapai 35 persen dibanding konsumsi di hari normalnya.

“Turun sekitar 30 sampai 35 persen turun beban puncaknya,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin di Pusat Pengatur Beban (P2B) Gandul, Depok, Jawa Barat.

Sementara itu, lanjut Amir, untuk konsumsi listrik Jawa-Bali mengalami penurunan mencapai 60 persen. Pada saat Lebaran beban puncak listrik sebesar 17.179 Mega Watt (MW), sementara daya mampu pasok sebesar 27.817 MW. Perkiraan konsumsi tersebut mengalami penurunan 56 sampai 60 persen. 

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved