Kabar Tulungagung

Tim Keamanan Pangan Dinkes Tulungagung Sisir Parcel, Pastikan Produk Aman Dan Layak Konsumsi

Parcel seringkali dimanfaatkan pengusaha nakal untuk memasukan produk tidak aman sehingga dilakukan pengawasan ketat.

Tim Keamanan Pangan Dinkes Tulungagung Sisir Parcel, Pastikan Produk Aman Dan Layak Konsumsi
suryamalang.com/David Yohanes
Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinkes Tulungagung, Masduki saat memeriksa parcel. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Tim Keamanan Pangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung menyisir sejumlah toko dan swalayan yang menjual parcel lebaran, Jumat (24/5/2019). Tim membuka sampel parcel dan meneliti setiap produk yang ada di dalam bungkus parcel.

Kasi Farmasi dan Perbelakan Dinkes, yang juga mambawahi Tim Keamanan Pangan, Masduki mengatakan, pemeriksaan parcel ini bagian dari intensifikasi pengawasan pangan.

“Saat ini kami fokus ke parcel yang banyak dijual menjelang lebaran. Karena parcel adalah produk yang dikemas ulang,” kata Masduki.

Dikatkan Masduki, parcel seringkali dimanfaatkan pengusaha nakal, untuk memasukan produk tidak aman. Produk yang biasa ditemukan antara lain tanpa izin edar, tanpa jaminan mutu keamanan, produk kadaluwarsa dan sebagainya. Dengan pengawasan itu diharapkan tidak ada konsumen yang menjadi korban.

“Temuannya masih bersifat umum, misalnya program pembersihan yang masih kurang diperhatikan,” ujar Masduki.

Karena tidak ada program pembersihan dari penjual, banyak produk yang kemasannya berdebu. Jika tetap dibiarkan, kotoran yang ada di kemasan bias mencemari produk yang ada di dalam kemasan.

Sebagai contoh, jika kemasan kaleng dikencingi tikus hingga mengering dan tidak pernah dibersihkan. “Kalau produknya sampai ke konsumen, biasanya saja saat dibuka kotoran yang ada di kemasan mengontaminasi produk di dalamnya,” tegas Masduki.

Selain parcel, dalam pengawasan ini ditemukan sejumlah makanan curah yang dianggap tidak aman. Misalnya tidak mencantumkan kode produksi, tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa dan tidak jelas produsennya.

Semua toko yang menjual produk tanda standar keamanan pangan ini diberi peringatan. “Konsumen diharapkan juga cerdas memilih produk, seperti lihat kemasan yang tidak rusak, ada izin edarnya, dan tanggal kadaluarsa masih berlaku,” pungkas Masduki.

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved