fashion show

FASHION TREND - Long Dress Batik Bernuansa Monokrom untuk Idul Fitri

Enam fashion designer memamerkan busana rancangannya spesial untuk Idul Fitri 1440 Hijriyah dalam acara Blissful Ramadan di Pakuwon Mall Surabaya.

FASHION TREND - Long Dress Batik Bernuansa Monokrom untuk Idul Fitri
Hefty
FASHION SHOW - Chondra Anindya Batik, busana spesial Idul Fitri rancangan Ulfa Mumtaza dalam Blissful Ramadhan di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (25/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA -  Enam fashion designer memamerkan busana rancangannya spesial untuk Idul Fitri 1440 Hijriyah dalam acara Blissful Ramadan di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (25/5/2019). 

Ulfa Muntaza adalah salah satu desainer yang ikut memamerkan busananya dalam acara tersebut.

Dalam fashion show tersebut, Ulfa tampak membawa delapan koleksi busana bergaya long dress. Semuanya beruansa monokrom atau hitam-putih.

"Kenapa hitam putih? Karena kan sesuai momennya ya, hari yang fitri. Busana ini saya desain untuk menggambarkan dari masa kelam, lalu kita membersihkan diri dengan puasa, dan kembali menjadi putih di Hari Raya Idul Fitri," jelas Ulfa.

Dalam busana bernuansa monokrom itu, Ulfa tampak mempertahankan adanya batik yang sudah menjadi ciri khas rancangannya. Kali ini, Ulfa mengangkat batik Magetan sebagai bahan busananya.

"Saya ingin mengangkat batik dari tempat saya tinggal. Melalui busana bertema Chondra Anindya Batik ini, saya ingin menunjukkan rahasia kecantikan batik, khususnya batik Magetan," jelas Ulfa.

Enam fashion designer memamerkan busana rancangannya spesial untuk Idul Fitri 1440 Hijriyah dalam acara Blissful Ramadan di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (25/5/2019).
Enam fashion designer memamerkan busana rancangannya spesial untuk Idul Fitri 1440 Hijriyah dalam acara Blissful Ramadan di Pakuwon Mall Surabaya, Sabtu (25/5/2019). (Sugiharto)

Batik Magetan, lanjutnya, akrab dengan adanya motif bambu. Dengan motifnya itu, batik Magetan cenderung memiliki kesan yang membosankan.

Melalui Chondra Anindya Batik, Ulfa ingin menunjukkan bahwa batik Magetan juga bisa menjadi bahan busana yang cantik dan fashionable.

"Bagian kain hitamnya itu full batik tulis bermotif bambu. Nah di kain putihnya itu juga rimbunan bambu yang saya gambar sendiri, hand painting, dibantu oleh beberapa teman juga," papar Ulfa.

Proses pengerjaan busana tersebut, jelasnya, melukis rimbun bambunya saja perlu waktu empat bulan. Setelah selesai dilukis, barulah ia membuat pola busana, disesuaikan dengan motif kain batiknya.

Delapan karya yang dipamerkannya, semua memiliki potongan A line. Ulfa mengaku, jenis potongan itu sengaja dipilihnya, supaya pemakai busana tersebut dapat terlihat lebih ramping. Heftys

 

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved