Kabar Blitar

Nenek Sri Terpaksa Berlebaran Di Penjara, Setelah Tertangkap Jualan Togel Di Stasiun Wlingi Blitar

Nenek Sri dipastikan akan lebaran di sel Polres Blitar. Ini setelah nenek Sri ketangkap di Stasiun Kereta Api (KA) Wlingi usai merekap togel.

Nenek Sri Terpaksa Berlebaran Di Penjara, Setelah Tertangkap Jualan Togel Di Stasiun Wlingi Blitar
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Nenek Sri Suyatmini (66) warga Kelurahan Beru Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar nekat menjadi pengecer judi togel. Akibatnya, nenek Sri dipastikan akan lebaran di sel Polres Blitar.  Ini setelah nenek Sri ketangkap di Stasiun Kereta Api (KA) Wlingi usai merekap togel.

Saat ditangkap, Sabtu (25/5) sore kemarin, petugas mengamankan uang Rp 27.000 dan Hp yang berisi daftar pemasang taruhan.

"Dia sedang kami periksa untuk mengetahui apakah sudah lama atau belum berjualan togel. Katanya, pelanggannya sih kebanyakan orang-orang yang sering mangkal di stasiun itu," kata Kompol Purdianto, Kapolsek Wlingi.

Menurutnya, yang bersangkutan itu sudah sebenarnya lama jadi pengecer togel. Cuma ia cukup rapi dalam aksinya. Mudahnya beraksi kerena rumahnya berdekatan dengan stasiun, sehingga orang lain tak curiga kalau ia sering mangkal jualan togel di stasiun.

"Informasinya ia tidak punya banyak pelanggan (penombok), namun omzetnya lumayan untuk pengecer sekelas Mbah Sri," ujar Purdianto

Katanya, pendapatan nenek Sri tiap bukaan togel berkisar Rp 30.000 sampai Rp 50.000. Sebab ia mendapatkan komisi sekitar 10 persen dari omzet yang didapat.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved