Kabar Pasuruan

Bandar Sabu Pasuruan Digerebek Di Kandang Ayam, Puluhan Paket Sabu Dan Senpi Diamankan

Bandar sabu tersebut sudah lama menjadi Target Operasi (TO) kepolisian, karena memang mengedarkan sabu di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Bandar Sabu Pasuruan Digerebek Di Kandang Ayam, Puluhan Paket Sabu Dan Senpi Diamankan
suryamalang.com/Galih Lintartika
Barang bukti sabu dan lainya yang diamankan dari bandar sabu di Pasuruan 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Satresnarkoba Polres Pasuruan menggerebek rumah bandar sabu di Dusun Klatakan, Desa Dayurejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (26/5/2019) sore.

Bandar sabu ini sudah lama menjadi Target Operasi (TO) kepolisian, karena memang mengedarkan sabu di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Dalam penggerebekan tersebut, jajaran Satresnarkoba berhasil mengamankan 20 kantong plastik berisikan sabu yang siap diedarkan. Totalnya, sabu yang berhasil diamankan adalah 17,72 gram.

Tak hanya itu, dari rumah tersangka, Polisi juga mengamankan senjata api (senpi) jenis revolver merk S & W (smith and wesson) call 38 MM, dan satu airshoft gun merk Glock 19 Austria.

Kasat Narkoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiyono mengatakan, tersangka ditangkap saat sedang memberi makan ayam peliharaannya. Ia diamankan saat berada di kandang ayam miliknya yang berada di belakang rumah.

"Tersangka sempat berdalih tidak bersalah. Tapi, akhirnya tidak bisa mengelak ketika kami geledah isi rumahnya. Kami temukan puluhan sabu yang siap diedarkan," kata Nanang.

Menurut Nanang, tak hanya itu. Saat digeledah di kandang ayamnya, pihaknya juga menemukan senpi. Saat ditanya, senpi itu biasa digunakan tersangka untuk berjaga - jaga, semisal ada kondisi yang genting dan terdesak.

"Alasannya untuk membela diri. Ini sedang kami periksa, apa senjata milik tersangka ini legal. Misal ilegal, kami akan selidiki. Misal ilegal, dia juga akan dijerat dengan penyalahgunaan," tambahnya.

Dijelaskan Nanang, tersangka ini ditangkap setelah kurir tersangka ditangkap lebih dulu. Tersangka memiliki  banyak anak buah alias kurir dan pengedar sabu - sabu di lapangan.

"Omzetnya, miliaran rupiah. Kadang sebulan, bisa 1 kilogram sabu. Dia selundupkan dan dijual di Pasuruan. Ini akan kami kembangkan, semoga bisa menangkap bandar - bandar lainnya," pungkas Nanang. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved