Kota Batu

Pemkot Batu Dorong Produkvitas Apel Lewat Revitalisasi Lahan

Pemkot Batu terus mendorong produktivitas apel di Kota Batu naik melalui program revitalisasi lahan apel.

Pemkot Batu Dorong Produkvitas Apel Lewat Revitalisasi Lahan
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Petani saat panen apel di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Pemkot Batu terus mendorong produktivitas apel di Kota Batu naik melalui program revitalisasi lahan apel.

Kasi Produksi Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian Kota Batu, Yusuf Efendi mengatakan produksi apel batu terus menurun sejak 2000 sampai sekarang.

Menurutnya, di antara penyebabnya adalah kondisi lahan yang tidak lagi subur akibat penggunaan pupuk kimia dan insektisida.

“Nah revitalisasi ini kami mencoba memperbaiki kondisi lahan yang sudah tidak lagi subur ini.”

“Kalau tanahnya subur, nanti produktivitasnya naik,” kata Yusuf kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (28/5/2019).

Menurutnya, program revitalisasi itu termasuk mendorong petani apel beralih dari pertanian konvensional ke pertanian organik.

Pertanian organik diklaim bisa mengembalikan unsur hara tanah menjadi 5 persen dari saat ini yang hanya 0,04 persen.

Sebagai pilot project, Dinas Pertanian telah menanam sekitar 100 buah apel di Desa Giripurno sejak 2017.

“Kami terus mendorong untuk itu (pertanian organik). Sementara ini apel masih good agricultural practices (GAP). Tapi pilot project sudah ada,” kata dia.

Selain itu, program revitalisasi lahan itu juga berarti meremajakan pohon apel yang usianya sudah tua.

Halaman
12
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved