Malang Raya

Karyawan PD RPH Kota Malang Di Uji, Bagi Yang Tidak Lolos Bisa Dipensiunkan

Tes dilakukan terhadap 28 karyawan PD RPH Kota Malang untuk mengetahui kompetensi mereka untuk dipersiapkan dalam pengembangan Perusahaan Daerah.

Karyawan PD RPH Kota Malang Di Uji, Bagi Yang Tidak Lolos Bisa Dipensiunkan
suryamalang.com/Benni Indo
Tes yang diikuti oleh karyawan PD RPH Kota Malang bersama dengan TPOK dari BP2D, Rabu (29/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Kota Malang mulai mempersiapkan sumber daya manusia untuk menjadi tenaga yang handal. Pasalnya, PD RPH Kota Malang sedang gencar-gencarnya berubah untuk menjadi perusahaan daerah yang produktif dan kompeten. 

Plt Dirut PD RPH Kota Malang, Ade Herawanto mengatakan, tes itu dilakukan terhadap 28 karyawan PD RPH Kota Malang untuk mengetahui kompetensi mereka. "Kalau kurang kompeten di sekolahkan," kata Ade, Rabu (29/5/2019).

Menurut Ade, adanya tes itu merupakan prosedur standar dari sebuah perusahaan untuk mengetahui peta kemampuan sumber daya karyawan yang dimiliki. Ade juga mengajak para Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK) dari BP2D untuk ikut tes.

"Itu sebagai pembanding. Jadi nilainya TPOK berapa, karyawan di sini berapa," ungkapnya.

Menurut Ade, kalau ingin memperbaiki sebuah perusahaan, salah satu yang harus diperhatikan adalah karyawannya. Ia ingin karyawan yang kompeten karena PD RPH Kota Malang rencananya akan memhuka unit-unit baru ke depannya.

Sekadar informasi, PD RPH Kota Malang saat ini masuk ke dalam nomenklatur baru yakni PD RPH dan Aneka Usaha. "Maunya kan perusahaan ini dibongkar, lalu ditata. Jadi manusianya harus kompeten. Ini prosedur standar karena kami akan bikin perusahaan korporat besar," jelas Ade.

Tes potensi individu dilakukan oleh para akademisi yang profesional. Hasil potensi individu untuk menempatkan potensi sesuai dengan tupoksi nanti.

"Untuk itu diperlukan orang-orang Kompeten. Kalau kurang kompeten di diklat. Yang tidak kompeten, bisa diberhentikan atau ditempatkan di unit usaha baru yang lain," tuturnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved