Kabar Kediri

Meski Ramadan, Wanita Cantik dari Desa Jemekan Tetap Layani Pelanggan, Tarifnya Rp 350.000 per Jam

Meski bulan suci Ramadan, wanita cantik berinisial SW (34) asal Desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, tetap melayani pria hidung.

Meski Ramadan, Wanita Cantik dari Desa Jemekan Tetap Layani Pelanggan, Tarifnya Rp 350.000 per Jam
ist
Meski bulan suci Ramadan, wanita cantik berinisial SW (34) asal Desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, tetap melayani pria hidung belang langganannya. Ia terjaring razia Satpol PP Kediri dalam sebuah kamar kos milik Anam di Jl Dewi Sartika, Kota Kediri, Rabu (29/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Meski bulan suci Ramadan, wanita cantik berinisial SW (34) asal Desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, tetap melayani pria hidung belang langganannya. 

Ia terjaring razia Satpol PP Kediri dalam sebuah kamar kos milik Anam di Jl Dewi Sartika, Kota Kediri, Rabu (29/5/2019). 

Awalnya, anggota Satpol PP mengetuk pintu kamarnya namun tidak segera dibuka. Setelah agak lama, SW membukakan pintu.

Ia terlihat memakai blus ketat warna putih dengan rambut panjang terurai.

Petugas lalu menyebut tujuannya datang, dan sesaat kemudian masuk kamar untuk menggeledah.

Ternyata, petugas menemukan pria bersembunyi dalam kamar mandi. Petugas harus membujuknya sampai pria itu mau keluar dari kamar mandi.

Lelaki itu diketahui berinisial ST (40), warga Desa Senawar Jaya Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Ada Persewaan Kamar Mesum Cuma Rp 30.000 di Surabaya, Sudah Berjalan 2 Tahun Terakhir

Pada kamar kos dengan fasilitas kamar mandi di dalam itu, petugas juga menggeledah isi tasnya dan menemukan lotion, dua pil KB, 5 bungkus kondom, minyak kayu putih serta pil anti hamil.

Kepada petugas, wanita cantik itu mengaku memanfaatkan tempat kos untuk berkencan dengan tarif Rp 350.000 per jam.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid, menjelaskan, pengungkapan prostitusi yang memanfaatkan kamar kos dari pengaduan masyarakat. "Pelaku selama ini buka praktek terima tamu di kamar kosnya," jelasnya.

Praktik jasa layanan seks ini telah dilakukan pelaku sejak beberapa bulan terakhir.

Karena ada indikasi tindak pidana prostitusi, kasusnya bakal dilimpahkan kepada penyidik PPA Polresta Kediri.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved