Malang Raya

Cara Komunitas Garis Ajak Pemuda Pinggir Pantai di Kabupaten Malang Jauhi Kegiatan Maksiat 

Bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperat tali silaturahmi bagi komunitas Gabungan Remaja Islam (Garis).

Cara Komunitas Garis Ajak Pemuda Pinggir Pantai di Kabupaten Malang Jauhi Kegiatan Maksiat 
suryamalang.com/Mohammad Erwin
Komunitas Garis menggelar silaturahmi dengan menggelar buka bersama, ceramah dan solat tarawih bareng di Pantai Ungapan, Selasa (28/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperat tali silaturahmi bagi komunitas Gabungan Remaja Islam (Garis).

Komunitas yang diketuai oleh Gus M Kholil Nawawi ini mewadai pemuda di 3 Kecamatan di Kabupaten Malang, yakni Kecamatan Dampit, Sumbermanjing, Ampelgading bersama-sama lebih mengenal ilmu Agama Islam, dan menerapkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan. Kini, komunitas tersebut sudah beranggotakan sekitar 500 anggota.

"Ini untuk mempererat tali persaudaraan pemuda pinggiran pantai ini. Sebab, yang dulu-dulu banyak hal yang tak bermanfaat seperti pemabuk, penjudi dan penyakit masyarakat lainya. Dengan adanya Garis ini Alhamdulillah paling tidak kini meminimalisir kegiatan yang tak bermanfaat itu," terang Gus Kholil.

Gus Kholil menerangkan, setiap bulan Ramadan terdapat kegiatan puncak yang dihadiri oleh sebagian besar anggota Garis. Acara tersebut adalan silaturahmi dengan menggelar buka bersama, ceramah dan solat tarawih bareng.

"Beberapa waktu lalu kami tepatnya hari Selasa (28/5/2019) kami menggelar acara silaturahmi anggota Garis saat Ramadan. Dengan acara buka bersama di Pantai Ungapan. Tiap tahun kami gelar acara serupa," ujar pria berdomisili di Kecamatan Gedangan itu.

Gus Kholil menerangkan, dalam acara yang baru digelar beberapa hari lalu tersebut menghadirkan sosok seniman Anto Baret. Tujuan menghadirkan Anto Baret tersebut untuk menanamkan jiwa kebangsaan NKRI. Di luar bulan Ramadan, komunitas Garis mengisinya dengan berbagai kegiatan positif seperti, bedah rumah, bantu bencana dan membantu pembangunan mushola dan masjid dengan cara menggalang donasi.

"Tujuan kami mengundang Mas Anto Baret, untuk lebih mengenal wawasan kebangsaan NKRI," tuturnya. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved