Malang Raya
Semua PNS Wajib Upacara 1 Juni 2019, Pemkot Malang Sekadar Beri Teguran bagi yang Absen
Pemkot Batu akan memotong tunangan kinerja hingga 25 persen jika tidak ikut upacara, Pemkot Malang sebatas memberikan teguran
Penulis: Benni Indo | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pada 1 Juni 2019, semua aparatur sipil negara (ASN) tidak toleh libur. Para pegawai negeri sipil (PNS) wajib mengikuti upacara bendera memperingati Hari Kelahiran Pancasila.
Jika Pemkot Batu akan memotong tunangan kinerja hingga 25 persen jika tidak ikut upacara, Pemkot Malang sebatas memberikan teguran.
Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto saat dikonfirmasi mengatakan belum pernah melihat adanya Perwali pemotongan tunjangan kinerja hingga 25 persen seperti yang dilakukan Pemkot Batu.
“Tergantung pada Perwali. Mengatur itu atau tidak? Kami lihat nanti apa penyebabnya jika misal ada ASN tidak ikut upacara,” kata Wasto belum lama ini.
Setelah mengetahui alasan kenapa ASN tidak mengikuti upacara, bagian terkait bisa mempertimbangkan sanski yang akan diberikan.
“Bisa dalam bentu teguran yang masuk dalam kategori sanksi ringan,” papar Wasto.
Namun Wasto menegaskan bahwa pelaksanaan upacara pada 1 Juni 2019 sifatnya adalah wajib. Oleh sebab itu, ASN harus hadir.
Pemkot Batu memberikan potongan kinerja sebesar 25 persen ditambah surat ‘cinta’ yang ditujukan kepada ASN yang tidak ikut upacara pada 1 Juni 2019 saat peringatan Hari Kelahiran Pancasila.
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bahkan mengimbau agar para ASN yang telah menjadwalkan keberangkatan pada 1 Juni 2019 untuk mengubah jadwal.
“Ada dilema karena ini menyangkut libur tahunan terutama untuk staf dan pegawai. Namun itu memang diwajibkan untuk tanggal 1 Juni, mulai pusat sampai daerah ada upacara karena Pancasila sebagai dasar negara,” ujar Punjul.
Punjul menambahkan, ASN di Kota Batu mulai libur sejak tanggal 30 Mei 2019. Namun sekali lagi ia menegaskan agar seluruh ASN bisa mengikuti upacara pada 1 Juni 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/warna-warni-upacara-hut-ke-105-kota-malang-di-stadion-gajayana.jpg)