Kabar Lamongan

Harta Rp 400 Juta Tumpah ke Laut Jawa, Nakhoda dan 3 Anak Buah Kapal Kocar-kacir

Kapal Layar Motor (KLM) Sahabat Maju bermuatan barang seberat 30 ton tenggelam di laut Jawa, Kamis (30/05/2019) malam.

Harta Rp 400 Juta Tumpah ke Laut Jawa, Nakhoda dan 3 Anak Buah Kapal Kocar-kacir
istimewa
ILUSTRASI - Kapal tenggelam. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Kapal Layar Motor (KLM) Sahabat Maju bermuatan barang seberat 30 ton tenggelam di laut Jawa, Kamis (30/05/2019) malam. 

KLM nahas ketika berangkat dinahkodai Samsul Arifin (36) asal Desa Teluk Dalam Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Ia melaut bersama 3 anak buah kapal: Abdul Hamim (30), Mahrawi (38) dan Rapasi (36).

Mereka berangkat dari Pelabuhan Sedayulawas, Brondog, Lamongan, dengan tujuan Pulau Bawean, Gresik.

"Kapal muatan garam 20 ton, pakan ayam 6 ton dan sembako 4 pikap," kata Kasat Polairud Polres Lamongan Iptu Winardi kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (31/05/2019).

Winardi berdasarkan keterangan korban menyebutkan, kerugiannya total sekitar Rp 400 juta.

Awalnya, kapal berangkat dari Pelabuhan Sedayulawas pukul 19.00 WIB dan dalam perjalanan radius 14 mil dari Pelabuhan Sedayulawas, KLM Sahabat Maju dihantam ombak hingga bagian depan kemasukan air.

Begitu tingginya ombak, air masuk kapal, sampai badan kapal miring ke depan.

Mengetahui kapal akan tenggelam, Rapasi, Samsul Arif dan Marhawi langsung terjun ke laut.

Sementara Abdul Hamim memilih masuk kapal mencari handphone dan berhasil menghubungi Karis.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved