Malang Raya

Pembangunan Islamic Center Kota Malang Gagal Lelang, Wali Kota Sutiaji Marah

Sutiaji akan melakukan pengecekan lelang. Bahkan Sutiaji akan melihat apa penyebab gagal lelang. Ia juga menelusuri apakah ada permainan atau tidak.

Pembangunan Islamic Center Kota Malang Gagal Lelang, Wali Kota Sutiaji Marah
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Rencana pembangunan Islamic Centre di Kedungkandang Kota Malang dipastikan gagal tahun ini. Di pengumuman Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Malang, menyatakan Lelang Proyek Pembangunan Islamic Centre berstatus gagal lelang.

Gagalnya proyek Islamic Center dilelang itu di luar rencana yang sudah ditetapkan Wali Kota Malang, Sutiaji. Sebelumnya, Sutiaji mengatakan, pembangunan Mega Proyek seluas 5,6 Hektar ini akan segera terlaksana di 2019.

Dari data LPSE, tender jasa konsultan pengawasan pembangunan Islamic Center senilai Rp 616 juta itu gagal lelang karena tidak ada penyedia jasa yang lulus kualifikasi.

Pada 9 April 2019, tender pembangunan awal senilai Rp 41 miliar juga gagal lelang. Semua dana dari APBD 2019 senilai Rp 46 miliar.

Proyek pembangunan gedung megah di kawasan Kedungkandang itu diperkirakan menelan dana lebih dari Rp 400 miliar. Target sebelumnya Pemkot Malang merampungkan pembangunan pada tahun 2023.

Walikota Malang, Sutiaji mengatakan, pihaknya akan segera memanggil ULP untuk mengecek lelang proyek tersebut. "Saya tidak ingin ini gagal, seakan-akan tidak ada keseriusan," ucap Sutiaji. 

Sutiaji akan melakukan pengecekan lelang. Bahkan Sutiaji akan melihat apa penyebab gagal lelang. Ia juga menelusuri apakah ada permainan yang dilakukan panitia lelang atau tidak.

"Saya tidak mau ada anggapan diduga dijual ke rekanan tapi tidak jadi lagi. Jangan dibuat main-main ini," tegasnya.

Terkait molornya proyek ini, Sutiaji menganggap sebagai konsekuensi dari tender proyek yang gagal lelang. Jika pembangunan gedung tersebut diprediksi rampung tahun 2023, bisa jadi akan molor dan selesai di tahun setelahnya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved