Malang Raya

Pertamina Sediakan Motor BBM, Siap Layani Pemudik Terjebak Kemacetan di Malang Raya

Pertamina kini telah menyediakan SPBU Mobile motoris yang akan standby di titik-titik rawan kemacetan yang ada di Malang Raya.

Pertamina Sediakan Motor BBM, Siap Layani Pemudik Terjebak Kemacetan di Malang Raya
edgar
Motor keliling berisi bahan bakar yang disiapkan Pertamina untuk para pemudik di wilayah Malang Raya, Sabtu (2/6/2/2019). 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Bagi para pemudik maupun wisatawan yang akan melakukan perjalanan ke Malang Raya kini tak perlu khawatir apabila kehabisan bahan bakar ketika dalam kondisi macet.

Pasalnya, Pertamina menyediakan motor keliling yang akan standby di titik-titik rawan kemacetan di Malang Raya.

Luthfi Kukuh Pambudi, Sales Excecutive Ritel Wilayah II Pertamina, mengatakan, ada motor pengangkut bahan bakar di Malang Raya.

Pelayanannya mulai H-15 hingga H+15 di wilayah Malang utara hingga Kota Batu.

Pertimbangannya, di wilayah tersebut berpotensi macet terutama pada H+ lebaran.

"Seperti pengalaman tahun lalu, di titik itulah yang rawan padatnya kendaraan. Jadi kami akan siap melayani masyarakat," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (2/6/2019).

Setiap motor sanggup mengangkut 50 liter bahan bakar dalam tiga drum.

Masing-masing drum berkapasitas 20 liter yang ditaruh di samping kanan-kiri, sedangkan yang di tengah ada 10 liter.

Kata Luthfi, BBM yang tersedia hanya Pertamax dan Pertamina dex.

Untuk harganya sama saja dengan harga di SPBU biasa.

"Standby kami di SPBU-SPBU. Apabila ada laporan titik macet atau kepadatan kendaraan, kami akan langsung menuju lokasi," terangnya.

Di sisi lain, pihaknya kini telah melakukan koordinasi dengan PT Jasa Marga untuk melayani para pemudik yang melewati Tol Malang-Pandaan.

Hal itu dilakukan karena rest area masih dalam proses pembangunan, meski telah disediakan SPBU Modular.

"Sampai saat ini kami masih bekum dapat izin dari Jasa Marga. Apabila diizinkan, kami akan menyediakan BBM, yang kemudian pihak Jasa Marga yang akan mengantarkan pakai mobil. Karena kalau pakai sepeda motor ya jelas tidak diizinkan," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved